Buka konten ini
BATAM KOTA (BP) Kondisi Jalan Raja M. Saleh, tepatnya di depan Kompleks Cikitsu, Kecamatan Batam Kota, semakin memprihatinkan. Pemba-ngunan jalan yang seharusnya dilelang pada Februari lalu, nyatanya tertunda. Menurut Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, proses lelang baru akan dilakukan pada Maret 2025.
Hingga kini, ruas jalan tersebut tetap dipadati kendaraan, terutama pada pagi dan sore hari, sehingga kemacetan tak terhindarkan. Hampir setiap hari, polisi harus turun tangan mengatur lalu lintas dan mengalihkan kendaraan ke jalur lain guna mengurai kepadatan
“Kapan jalan Cikitsu ini diperbaiki? Sudah rusak dan selalu macet. Kemarin sempat dengar lelang akan dilakukan Februari, tapi ini sudah Maret, belum juga ada kepastian,” ujar Benny, pengendara yang kerap melintasi jalan tersebut, Ming-gu (16/3).
Selain macet, pengendara juga harus ekstra hati-hati karena banyak lubang di jalan tersebut. Beberapa kali, lubang-lubang itu ditambal dengan kerikil, tetapi tak bertahan lama dan kembali rusak.
“Sudah banyak pengendara sepeda motor yang tergelincir karena kondisi jalan ini,’’ kata Benny.
Masyarakat berharap perbaikan jalan segera dilakukan agar kenyamanan dan keselamatan pengendara lebih terjamin.
”Kalau bisa, pembangunannya dipercepat karena kondisi jalan sudah sangat padat dan berbahaya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, meng-ungkapkan bahwa perbaikan jalan akan segera dilakukan setelah proses lelang selesai.
”Lelang akan dilakukan paling lambat minggu depan. Karena ini merupakan paket pekerjaan fisik, perencanaannya baru selesai, dan akan segera dilelangkan,” ujar Suhar.
Namun, untuk detail teknis pembangunan, Suhar menyarankan agar dikonfirmasi lebih lanjut kepada kepala bidang terkait. (*)
Reporter : Yashinta
Editor : RATNA IRTATIK