Buka konten ini
TIKET pesawat direct (langsung) untuk mudik Lebaran 2025 dari Batam ke beberapa daerah seperti Padang, Pekanbaru, Medan, dan Palembang ludes terjual. Melihat tingginya permintaan, PT Bandara Internasional Batam (BIB) mendorong maskapai untuk menambah penerbangan ekstra guna mengakomodasi lonjakan penumpang. Sejauh ini, maskapai yang telah mengajukan extra flight adalah Lion Air Group.
”Extra flight untuk maskapai sudah dibuka. Sejauh ini, Lion Air Group menambah 50 penerbangan tambahan, dengan rincian 33 keberangkatan dan 17 kedatangan,” kata Communication and Stakeholder Relation PT BIB, M Badrudin, Sabtu (8/3).
Penerbangan tambahan dari Lion Air Group mulai beroperasi pada 20 Maret 2025. Maskapai yang tergabung seperti Lion Air dan Batik Air, turut menyiapkan pesawat tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
Sementara itu, maskapai lain seperti Citilink maupun Garuda belum mengajukan extra flight.
Namun, Badrudin mengatakan, masih terus berkoordinasi dengan berbagai maskapai agar kebutuhan penerbangan selama arus mudik bisa terpenuhi.
Badrudin juga menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh kebijakan pemerintah terkait diskon tarif penerbangan.

”Kami mendukung penerapan diskon 50 persen tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) dan penghapusan PPN 6 persen yang berlaku pada 24 Maret hingga 7 April,” ujarnya.
Untuk memastikan kelancaran arus mudik, Bandara Hang Nadim juga menyiapkan berbagai fasilitas tambahan. Salah satunya adalah delapan unit self check-in yang telah disediakan di dalam dan luar terminal guna mengurangi antrean di konter check-in.
Selain itu, renovasi Bandara Hang Nadim yang telah rampung 100 persen akan semakin menunjang kelancaran operasional selama periode mudik. Pihak bandara memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi lonjakan penumpang.
“BIB siap 100 persen untuk arus mudik,” ucap Badrudin.
Sebagai langkah antisipasi, Bandara Hang Nadim juga berencana membuka Posko Terpadu Angkutan Lebaran 1446 H pada 21 Maret atau H-10 Lebaran. Posko ini akan menjadi pusat koordinasi dalam memastikan perjalanan mudik berjalan lancar dan aman.
Masyarakat pun mulai menyiapkan diri untuk mudik lebih awal. Rini, warga Tiban, mengaku sudah jauh-jauh hari memesan tiket agar bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.
”Karena pengalaman tahun lalu tiket cepat habis, saya langsung booking setelah ada jadwal penerbangan. Alhamdulillah masih dapat tiket,” katanya.
Hal serupa juga diungkapkan Syaiful, warga Batam yang tertarik mudik karena adanya diskon tarif pesawat. Ia menilai kebijakan ini sangat membantu, terutama bagi mereka yang bepergian bersama keluarga.
”Biasanya harga tiket mahal, tapi dengan adanya diskon, lebih ringan biayanya. Jadi saya putuskan mudik tahun ini,” ujarnya. (***)
Reporter : ARI AKBAR
Editor : FISKA JUANDA