Buka konten ini

KARIMUN (BP) – Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun akan menempatkan 10 dokter umum berstatus calon pegawai negeri sipil (CPNS) di sejumlah puskesmas mulai akhir tahun ini. Tambahan tenaga medis tersebut diharapkan mengatasi kekurangan dokter, terutama di wilayah kepulauan yang selama ini sulit mendapatkan tenaga kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, drg Soerjadi, mengatakan seluruh dokter akan ditempatkan di puskesmas yang membutuhkan tambahan tenaga medis.
”Alhamdulillah akhirnya akan ada tambahan tenaga kesehatan untuk Kabupaten Karimun. Jumlahnya 10 dokter umum dan akan kami tempatkan di berbagai puskesmas,” ujarnya, Senin (6/7).
Ia menjelaskan, dua dokter akan ditempatkan di Puskesmas Durai, dua dokter di Puskesmas Niur Permai, Kecamatan Sugie Besar, dua dokter di Puskesmas Kundur Barat, dan dua dokter di Puskesmas Moro. Sementara dua dokter lainnya akan disebar ke puskesmas di kecamatan lain di luar Pulau Karimun.
Menurut Soerjadi, penambahan dokter akan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di daerah kepulauan. Di Puskesmas Moro misalnya, jumlah dokter akan bertambah dari dua menjadi empat orang karena puskesmas tersebut juga melayani rawat inap.
”Sementara di puskesmas lain, jumlah dokter nantinya rata-rata menjadi tiga orang,” katanya.
Ia mengakui selama ini puskesmas kesulitan memenuhi kebutuhan dokter karena tidak lagi diperbolehkan merekrut tenaga honorer. Di Puskesmas Niur Permai, misalnya, saat ini hanya terdapat satu dokter yang bertugas melalui program Nusantara Sehat dari pemerintah pusat.
Selain tambahan dokter umum, Pemerintah Kabupaten Karimun juga membuka 26 formasi CPNS tenaga kesehatan yang telah mendapat persetujuan pemerintah pusat. Formasi tersebut terdiri atas 10 dokter umum, enam dokter gigi, serta tenaga kesehatan lainnya.
Soerjadi berharap tenaga kesehatan yang saat ini bekerja di rumah sakit maupun puskesmas dengan pembiayaan melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dapat mengikuti seleksi CPNS sesuai kualifikasi yang dipersyaratkan.
”Dengan dibukanya formasi CPNS, kami berharap tenaga kesehatan yang memenuhi syarat ikut mendaftar sehingga kebutuhan pelayanan kesehatan di Karimun terpenuhi,” ujarnya. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GUSTIA BENNY