Buka konten ini

BATAM (BP) – Kerusakan jalan berupa lubang menganga di Jalan Engku Putri, tepatnya di depan kawasan Ikan Daun, Batam Centre, dikeluhkan para pengguna jalan. Lubang yang berada di jalur dari lampu merah One Batam Mall menuju lampu merah Kantor Wali Kota Batam itu dinilai membahayakan keselamatan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Lubang yang berada di badan jalan membuat lebar lajur berkurang sehingga arus lalu lintas menjadi lebih sempit. Banyak pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraan, menghindari lubang, bahkan berpindah jalur secara tiba-tiba agar tidak terperosok.
Kondisi tersebut meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari maupun saat hujan turun. Pasalnya, lubang kerap tertutup genangan air sehingga sulit terlihat oleh pengendara.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam Metra Dinata memastikan pihaknya segera melakukan penanganan. Tim telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan sebelum pekerjaan perbaikan dimulai.
”Kami akan eksekusi secepatnya untuk perbaikan jalan tersebut,” kata Metra kepada Batam Pos, Senin (6/7).
Menurut Metra, kerusakan jalan dipicu oleh usia konstruksi yang sudah tidak lagi mampu menahan tingginya beban kendaraan yang melintas setiap hari di ruas tersebut.
”Usia jalan sudah tidak kuat lagi, ditambah beban kendaraan yang cukup berat dan padat setiap hari,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tim Dinas Bina Marga dijadwalkan turun ke lokasi pada hari yang sama untuk melakukan penanganan awal. Apabila seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, pekerjaan fisik akan dimulai paling cepat keesokan harinya.
”Tim kami hari ini turun ke lokasi. Kemungkinan besok mulai dikerjakan,” katanya.
Metra menargetkan proses perbaikan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua hari. Penanganan sementara yang dilakukan berupa penambalan pada bagian jalan yang berlubang agar kembali aman dilalui kendaraan.
”Targetnya paling lama dua hari selesai. Untuk sementara dilakukan penambalan lubang,” ujarnya.
Perbaikan tersebut dinilai mendesak mengingat Jalan Engku Putri merupakan salah satu ruas utama di kawasan pusat pemerintahan Kota Batam dengan volume kendaraan yang tinggi setiap harinya.
Sementara itu, salah seorang pengendara, Maulina, mengatakan kerusakan jalan tersebut telah lama dikeluhkan masyarakat. Bahkan, menurutnya, lubang tersebut diduga telah menyebabkan kecelakaan.
”Dua hari yang lalu ada pengendara yang jatuh akibat masuk ke lubang itu,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah segera memperbaiki kerusakan jalan tersebut agar tidak kembali memakan korban.
”Semoga cepat diperbaiki karena setiap hari banyak kendaraan yang melintas di sini. Lubangnya cukup besar dan sangat berbahaya, apalagi bagi pengendara motor,” katanya. (*)
Reporter : M SYA’BAN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO