Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Riau mencatat sebanyak 23 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah selesai dibangun. Namun hingga saat ini, gerai-gerai tersebut belum dapat beroperasi karena masih menunggu perlengkapan pendukung usaha.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kepri, Riki Rionaldi, mengatakan sejumlah fasilitas penunjang seperti rak barang, kamera pengawas (CCTV), mesin kasir, hingga kendaraan pengangkut barang masih dalam proses pengiriman.
“Namun, sejumlah perlengkapan pendukung usaha masih dalam proses pengiriman sehingga belum dapat difungsikan sepenuhnya,” kata Riki, Minggu (14/6).
Ia menjelaskan, Pemprov Kepri saat ini terus mempercepat pembangunan 159 Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Kepri.
Seluruh gerai tersebut ditargetkan siap mengikuti peluncuran nasional pada 16 Agustus 2026, sehari sebelum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut Riki, Kepri juga menjadi salah satu daerah yang dipersiapkan untuk peluncuran nasional tahap berikutnya. Sebelumnya, Presiden RI telah meresmikan 1.061 Koperasi Merah Putih yang tersebar di Pulau Jawa dan Lampung.
“Untuk Sumatera yang lain, Kalimantan, Sulawesi sampai Papua, nanti ada lagi target launching berikutnya pada 16 Agustus 2026, satu hari sebelum Hari Kemerdekaan,” ujarnya.
Dalam upaya percepatan program tersebut, Pemprov Kepri telah menggelar rapat koordinasi bersama pemerintah kabupaten/kota, organisasi perangkat daerah yang membidangi koperasi, Kementerian Koperasi, serta unsur TNI.
Meski demikian, pembangunan gerai di wilayah Kepri menghadapi sejumlah tantangan. Karakteristik daerah kepulauan membuat beberapa desa di pulau-pulau kecil tidak memiliki lahan yang memadai untuk pembangunan gerai koperasi.
“Ada beberapa desa yang memang tidak memiliki lahan karena berada di pulau-pulau kecil. Itu menjadi tantangan yang sudah kami laporkan ke pemerintah pusat,” katanya.
Saat ini, pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota fokus memastikan seluruh gerai yang telah dibangun segera dilengkapi sarana pendukung agar siap beroperasi saat peluncuran nasional.
“Sementara ini kami optimalkan 159 gerai yang sedang dibangun agar siap digunakan saat launching nanti,” pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY