Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Antusiasme generasi muda Kota Batam dalam mengikuti ajang Pemilihan Duta Wisata Encik & Puan Batam 2026 terus menunjukkan tren peningkatan. Hingga awal April, ratusan peserta tercatat telah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam.
Memasuki tahapan berikutnya, panitia menjadwalkan technical meeting (TM) pada Sabtu (11/4) di Kantor Disbudpar Kota Batam. Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan awal sekaligus penjelasan teknis kepada seluruh peserta terkait tahapan seleksi yang akan diikuti.
Sehari berselang, proses audisi akan digelar pada Minggu (12/4) di Mega Mall Batam Centre. Tahapan ini menjadi gerbang awal bagi peserta untuk menunjukkan potensi, kepribadian, serta wawasan di bidang pariwisata dan budaya.
Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, mengapresiasi tingginya minat generasi muda dalam mengikuti ajang tersebut. Menurutnya, jumlah pendaftar yang telah mencapai ratusan orang menjadi indikator kuat tumbuhnya kesadaran generasi muda untuk berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata daerah.
“Alhamdulillah, antusiasme peserta tahun ini sangat luar biasa. Ini menunjukkan generasi muda Batam memiliki semangat tinggi untuk berkontribusi dalam memajukan pariwisata dan budaya daerah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pendaftaran masih dibuka hingga Sabtu (11/4), sehingga masyarakat yang belum sempat mendaftar masih memiliki kesempatan terakhir untuk ikut ambil bagian.
“Kami mengajak putra-putri terbaik Batam untuk memanfaatkan kesempatan ini. Jangan ragu mendaftar dan menjadi bagian dari Duta Wisata Encik & Puan Batam 2026,” tambahnya.
Melalui ajang ini, peserta diharapkan tidak hanya tampil sebagai figur yang menarik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik, wawasan luas, serta komitmen dalam mempromosikan potensi wisata dan budaya Batam.
Disbudpar Kota Batam berharap ajang ini mampu melahirkan generasi muda yang siap menjadi wajah pariwisata Batam dan mampu bersaing di tingkat yang lebih luas. (*)
Reporter : M SYA’BAN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO