Buka konten ini

PARIS (BP) – Pemerintah Prancis mengirimkan 39 kendaraan lapis baja ke Lebanon sebagai bagian dari dukungan terhadap stabilitas keamanan di negara tersebut.
Menteri Pertahanan Prancis, Catherine Vautrin, mengatakan pengiriman itu dilakukan pada pekan lalu.
“Saya konfirmasi, kami telah mengirimkan 39 kendaraan lapis baja,” ujarnya kepada stasiun televisi BFMTV, Kamis (9/4).
Selain bantuan alutsista, Prancis juga terus memberikan dukungan kepada angkatan bersenjata Lebanon melalui program pelatihan.
Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan komitmen negaranya untuk terus menyalurkan bantuan kemanusiaan sekaligus memperkuat militer Lebanon.
Di tengah situasi tersebut, dinamika kawasan Timur Tengah juga memanas. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Selasa (7/4) malam menyatakan telah menyetujui gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran.
Ia juga menyebut Iran bersedia membuka Selat Hormuz sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.
Namun, ketegangan belum sepenuhnya mereda. Pada Rabu, pesawat tempur dan artileri Israel dilaporkan menyerang puluhan permukiman di Lebanon selatan, termasuk Kota Tyre.
Trump menegaskan, penghentian serangan Israel ke Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan dengan Iran, terutama terkait keberadaan kelompok Hizbullah.
Sementara itu, Iran menilai serangan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang telah dicapai dengan Amerika Serikat. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY