Buka konten ini

ANAMBAS (BP) – PLN Anambas mulai membenahi jaringan listrik di Pulau Siantan sebagai upaya meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
Pembenahan dilakukan dengan mengganti sistem jaringan lama berbasis kabel udara menjadi jaringan bawah tanah atau Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) yang dinilai lebih aman dan tahan terhadap gangguan cuaca.
Sebelumnya, jaringan listrik di wilayah tersebut masih menggunakan kabel yang terpasang di tiang listrik. Kondisi ini dianggap kurang efektif dan berisiko terhadap gangguan, terutama saat cuaca ekstrem.
Tahap awal pengerjaan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (11/4), dimulai dari kawasan Tanjung Momong hingga ke Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Teluk Red.
Manager PLN Anambas, Rian Syahputra, mengatakan selama proses pengerjaan akan dilakukan pemadaman listrik sementara demi keselamatan petugas dan kelancaran pekerjaan.
“Selama pengerjaan, akan ada pemadaman sekitar tujuh jam di wilayah Tanjung Momong dan Tarempa Kota,” ujarnya, Jumat (10/4).
Ia menjelaskan, penggunaan jaringan bawah tanah lebih efektif diterapkan di wilayah Siantan dibandingkan jaringan udara.
Pasalnya, jalur kabel sebelumnya harus melintasi Jembatan Selayang Pandang (SP) II, yang dinilai berisiko terhadap beban struktur jembatan.
Bahkan, rencana pemasangan jaringan di atas jembatan sempat mendapat penolakan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas karena dikhawatirkan menambah beban konstruksi.
“Untuk jaringan bawah tanah, kami sudah mendapatkan persetujuan dari PLN Tanjungpinang,” kata Rian.
Selain pembangunan jaringan, PLN juga melakukan penguatan sistem distribusi dengan membagi jalur menjadi tiga feeder, yakni Singkarak, Maninjau, dan Toba.
Feeder Singkarak melayani wilayah Pesisir Timur hingga Air Bini.
Sementara feeder Maninjau mencakup Kampung Melayu, Tiangau, dan Rintis. Adapun feeder Toba melayani wilayah dari PLTD hingga Tarempa Kota.
“Total panjang jaringan sekitar 1,5 kilometer, masing-masing feeder sepanjang 500 meter,” jelasnya.
Dengan pembenahan ini, PLN berharap sistem kelistrikan di Pulau Siantan menjadi lebih stabil, aman, dan mampu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat secara berkelanjutan. (***)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GUSTIA BENNY