Buka konten ini

BENKONG (BP) – Keluhan warga terkait maraknya pencurian sepeda motor (curanmor), aksi balap liar, hingga penggunaan knalpot brong mendominasi kegiatan Jumat Curhat Kamtibmas yang digelar Polresta Barelang di kawasan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Jumat (10/4).
Kegiatan yang dipimpin Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono itu dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, perwakilan nelayan, hingga para ketua RT dan RW. Dialog berlangsung terbuka dengan beragam persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang disampaikan langsung oleh warga.
Dalam sesi tanya jawab, warga menyoroti meningkatnya kasus pencurian kendaraan bermotor di lingkungan permukiman. Ketua RW 15, Sukatno, mengungkapkan aksi curanmor dan pencurian tabung gas kerap terjadi, terutama pada jam-jam rawan. Ia meminta kepolisian meningkatkan patroli guna menekan angka kejahatan tersebut.
Selain itu, keresahan juga datang dari perilaku pelajar dan remaja yang kerap ugal-ugalan di jalan. Ketua RW 18 Pantai Gading, Fitri, mengaku khawatir terhadap anak di bawah umur yang sudah bebas mengendarai kendaraan bermotor tanpa pengawasan, bahkan terlibat dalam aksi balap liar yang membahayakan pengguna jalan lain.
Ini juga meresahkan, apalagi belakangan banyak kecelakaan yang melibatkan pelajar,” ujarnya.
Keluhan lain yang mencuat adalah maraknya penggunaan knalpot brong. Ketua RW 19 Tanjung Buntung, Edi, meminta penindakan tegas terhadap pengendara yang menggunakan knalpot bising tersebut karena dinilai mengganggu ketenangan warga, terutama pada malam hari.
Tak hanya itu, persoalan kemacetan dan parkir liar di sejumlah titik keramaian seperti kafe juga menjadi sorotan. Warga menilai kondisi tersebut memperparah arus lalu lintas, khususnya saat akhir pekan.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono menegaskan komitmennya untuk meningkatkan patroli, terutama pada jam rawan kejahatan dan lokasi yang kerap dijadikan arena balap liar. Ia juga memastikan penindakan terhadap penggunaan knalpot brong akan terus dilakukan secara konsisten.
“Kami akan tingkatkan patroli malam hari dan penertiban di titik-titik rawan. Masyarakat juga kami minta segera melapor melalui Call Center 110 jika menemukan kejadian mencurigakan,” tegasnya.
Kapolresta turut menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak agar tidak terlibat dalam aksi ugal-ugalan maupun balap liar. Menurutnya, upaya menjaga keamanan tidak bisa hanya mengandalkan aparat, tetapi membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat.
Sebagai langkah lanjutan, jajaran Polresta Barelang akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menertibkan parkir liar, serta memperkuat pengawasan di lapangan. Polisi juga mengintensifkan peran Bhabinkamtibmas dalam menyerap informasi masyarakat. (*)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO