Buka konten ini

TERBANGUN di tengah malam kerap menimbulkan rasa kesal, apalagi ketika pikiran mulai dipenuhi kecemasan melihat waktu yang terus berjalan.
Alih-alih kembali tidur, banyak orang justru sibuk mengecek ponsel atau tetap berbaring dalam kondisi gelisah. Kebiasaan ini justru membuat tubuh semakin sulit untuk terlelap.
Padahal, ada sejumlah langkah sederhana yang bisa membantu tubuh kembali tidur sehingga kualitas istirahat tetap terjaga.
Dirangkum dari Real Simple, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan saat terbangun di malam hari:
1. Jangan Cek Ponsel atau Jam
Saat terbangun, sebaiknya tahan keinginan untuk melihat ponsel atau jam. Menghitung sisa waktu tidur hanya akan memicu rasa cemas dan meningkatkan hormon stres, sehingga Anda semakin sulit tidur. Arahkan jam menjauh dari pandangan agar tidak mengganggu pikiran.
2. Lakukan Relaksasi
Cobalah teknik pernapasan dalam atau meditasi ringan untuk menenangkan tubuh. Pernapasan yang teratur dapat membantu menurunkan detak jantung dan membuat otot-otot lebih rileks, sehingga rasa kantuk lebih mudah datang.
3. Hindari Cahaya Terang
Paparan cahaya terang, terutama dari layar gadget, dapat menghambat produksi melatonin—hormon yang membantu tidur. Jika harus bangun, gunakan lampu dengan cahaya redup agar tubuh tidak “terbangun” sepenuhnya.
4. Terapkan Aturan 20 Menit
Jika setelah 20 menit masih belum bisa tidur, sebaiknya bangun dari tempat tidur. Tetap berbaring dalam kondisi terjaga justru bisa memicu pikiran negatif. Lakukan aktivitas ringan yang membosankan hingga rasa kantuk muncul kembali.
5. Jaga Suhu Kamar Tetap Nyaman
Suhu tubuh yang menurun menjadi sinyal alami bagi tubuh untuk tidur. Pastikan kamar memiliki sirkulasi udara yang baik atau gunakan pendingin ruangan agar suasana tetap sejuk dan mendukung relaksasi.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, tubuh dapat dilatih untuk kembali tidur lebih cepat, sehingga kualitas istirahat di malam hari tetap optimal. (*)
Reporter : JP Group
Editor : PUTUT ARIYO