Buka konten ini

NONGSA (BP) – Hujan yang mengguyur Kota Batam tidak menyurutkan semangat ratusan perwakilan lansia dan kader posyandu dari tiga kecamatan untuk menghadiri penyaluran bantuan sosial di kawasan MTC, Kamis (9/4).
Mereka yang berasal dari Kecamatan Nongsa, Seibeduk, dan Batam Kota tetap berbondong-bondong datang demi menerima bantuan dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengaku terharu melihat antusiasme masyarakat yang tetap tinggi meski cuaca kurang bersahabat.
“Alhamdulillah, saya sangat senang melihat warga begitu bersemangat dan antusias meskipun hujan. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ujar Amsakar usai menyerahkan bantuan secara simbolis.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan agenda silaturahmi bersama kader posyandu, kader kelurahan siaga, serta para lansia, yang dirangkai dengan penyerahan bantuan sosial dan insentif.
Menurutnya, kebahagiaan masyarakat menjadi tolok ukur keberhasilan pemerintah dalam menjalankan program pembangunan.
“Ketika masyarakat merasakan kebahagiaan, itu menjadi kepuasan luar biasa bagi kami sebagai pemimpin,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Amsakar juga menyampaikan apresiasi kepada para kader yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para kader yang telah menjadi lini terdepan dalam pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Ia turut memberi semangat kepada para lansia agar tetap aktif dan optimistis dalam menjalani kehidupan. Amsakar menyebut, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam menjadi indikator membaiknya kualitas hidup masyarakat, termasuk harapan hidup lansia.
“Para lansia harus tetap semangat. Perkembangan IPM Batam memberikan harapan hidup yang lebih baik ke depan,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemko Batam menyalurkan bantuan kepada sekitar 4.000 lansia dengan nilai Rp400 ribu per bulan. Selain itu, sebanyak 4.118 kader posyandu dan kader kelurahan siaga menerima insentif sebesar Rp500 ribu per bulan. Penyaluran bantuan dilakukan setiap tiga bulan sekali.
Amsakar juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersamaan di tengah situasi global yang dinilai penuh tantangan.
“Kondisi global sedang tidak baik-baik saja. Kita harus tetap membangun kebersamaan untuk menghadapi berbagai dinamika,” pesannya.
Sementara itu, Dinar, salah satu lansia yang hadir, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah bantuan ini cukup berarti bagi kami. Bisa untuk tambahan biaya hidup,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program tahun anggaran 2026 yang telah dilaksanakan secara bertahap di sejumlah wilayah, seperti Galang dan Belakangpadang. Pada kesempatan kali ini, Pemko Batam menggabungkan tiga kecamatan sekaligus, yakni Batam Kota, Nongsa, dan Seibeduk. (*)
Reporter : YASHINTA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO