Buka konten ini

SEKUPANG (BP) – Aksi balap liar yang dilakukan sekelompok remaja di Jalan RE Martadinata, Sekupang, Batam, meresahkan warga. Aktivitas tersebut bahkan kerap terjadi hampir setiap hari, terutama pada sore hingga malam hari saat arus lalu lintas masih ramai.
Warga menyebut para remaja memanfaatkan ruas jalan lurus usai traffic light untuk memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.
Kondisi ini dinilai membahayakan pengguna jalan lain dan berpotensi memicu kecelakaan.
Citra, warga Sei Harapan, mengatakan aksi balap liar tersebut sudah berlangsung cukup lama dan semakin nekat karena dilakukan di tengah keramaian.
“Anak-anak ini sudah sangat meresahkan. Mereka balapan saat jalan masih ramai, padahal bisa membahayakan pengendara lain,” ujarnya, Senin (6/4).
Menurutnya, para pelaku sebagian besar masih berusia remaja. Ia khawatir aksi tersebut dapat berujung kecelakaan yang melibatkan pengguna jalan lain.
“Mereka masih kecil-kecil. Kalau sampai menabrak orang lain tentu sangat berbahaya,” katanya.
Citra mengaku sudah beberapa kali menegur para remaja tersebut. Namun, teguran itu tidak dihiraukan, bahkan para pelaku justru semakin memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.
“Kalau ditegur malah semakin ngebut dan terkesan mengejek,” ungkapnya.
Selain di Jalan RE Martadinata, warga juga menyebut kawasan jalan lurus di Hutan Mata Kucing kerap dijadikan lokasi berkumpul sekaligus arena balap liar.
Warga berharap aparat kepolisian segera mengambil tindakan tegas agar aksi serupa tidak terus berulang.
“Harus ditindak dan dibina sebelum terjadi kecelakaan,” kata Citra.
Menanggapi keluhan tersebut, Kasat Samapta Polresta Barelang, AKP Satri Putra, mengatakan pihaknya akan mengerahkan patroli ke sejumlah lokasi yang kerap digunakan untuk balap liar.
“Patroli akan kami kerahkan untuk menindak para pelaku balap liar,” ujarnya. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALH ADI SAPUTRO