Buka konten ini

BINTAN (BP) – Sebanyak sembilan kapal layar (yacht) tiba di Perairan Lagoi, Bintan, setelah berlayar dari Singapura. Kedatangan mereka menandai pembukaan ajang Bintan Regatta ke-4, Jumat (3/4).
Bintan Regatta adalah kompetisi kapal layar internasional yang dihelat tahunan di Perairan Lagoi, Kawasan Wisata Bintan Resort.
Tidak hanya kompetisi, ajang ini bertujuan memperkenalkan destinasi wisata bahari di Kepulauan Riau.
Salah satu yacht, Dot Dot Dot, yang dinakhodai David Steel, menjadi peserta yang lebih dulu merapat di Pelabuhan Bandar Bentan Telani (BBT), Lagoi. Ia menempuh perjalanan sekitar 6,5 jam dari Singapura.
Pelayar asal Amerika Serikat tersebut berangkat bersama peserta lain sekitar pukul 09.30 waktu Singapura dan tiba di Lagoi sekitar pukul 15.10 WIB.
“Kami tidak mengalami kesulitan selama berlayar karena cuaca sangat mendukung,” ujar David, yang kini menetap di Singapura.
Ia juga memuji fasilitas ponton yacht di Pelabuhan BBT yang dinilai aman dan nyaman untuk tempat sandar kapal.
Ajang Bintan Regatta tahun ini mempertandingkan dua kelas, yakni PY dan Multihull. Kompetisi berlangsung dalam enam tahapan lomba yang digelar pada 3 hingga 5 April 2026.
Head Commercial Bintan Resorts, Raja Azmizal Usman, mengatakan Bintan Resorts bersama Changi Sailing Club menghadirkan konsep baru bertajuk Passage Race.
Konsep ini dirancang untuk memberikan pengalaman menyeluruh bagi para pelayar dari berbagai negara, seperti Polandia, Irlandia, Prancis, Australia, Singapura, Tiongkok, hingga Indonesia. “Para pelayar tidak hanya mencari tantangan, tetapi juga menikmati destinasi wisata bahari yang indah dan pengalaman berkesan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Festival Jong yang menjadi bagian dari Bintan Regatta juga menjadi daya tarik tersendiri dalam event ini.
Penasihat Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Laksamana TNI (Purn) Marsetio, yang turut hadir, memuji fasilitas Pelabuhan BBT Lagoi.
Menurutnya, pelabuhan tersebut memiliki kapasitas besar dengan kemampuan menampung hingga 200 kapal layar.
General Manager Changi Sailing Club, Choy Yi Hong, menilai Festival Jong menjadi salah satu faktor yang membuat Bintan Regatta memiliki daya tarik tersendiri bagi para peserta.
“Festival ini membuat peserta ingin kembali berpartisipasi setiap tahun,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bintan, Arief Sumarsono, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap Festival Jong menjadi energi untuk terus melestarikan tradisi tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, berharap Bintan Regatta mampu mendorong promosi pariwisata dan meningkatkan kunjungan wisatawan.
“Kami menargetkan 2,7 juta kunjungan wisatawan ke Kepri pada 2026. Bintan Regatta menjadi salah satu event andalan untuk menarik wisatawan,” ujarnya. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : RATNA IRTATIK