Buka konten ini

LINGGA (BP) – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali mencuat di wilayah kerja Puskesmas Dabo Lama, Kecamatan Singkep. Lingkungan yang kurang bersih diduga menjadi salah satu pemicu meningkatnya penyebaran penyakit tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat sebanyak 19 kasus DBD di wilayah Kampung Baru, Desa Batu Berdaun. Kasus tersebut tersebar di sejumlah titik permukiman warga.
Kepala Puskesmas Dabo Lama, Hesti Ningrum, merinci sebaran kasus berada di RW 003 sebanyak 10 kasus, RW 002 sebanyak 6 kasus, RW 001 sebanyak 2 kasus, dan RW 005 sebanyak 1 kasus.
Kondisi ini mendorong petugas kesehatan bergerak cepat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah fogging atau pengasapan yang dilaksanakan secara bertahap di wilayah terdampak.
“Fogging sudah dilakukan dua siklus di lokasi berbeda. Hari ini di RW 003, besok dilanjutkan di RW 002,” ujar Hesti, Minggu (5/4).
Namun demikian, pelaksanaan fogging tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Petugas menemukan masih banyak lingkungan warga yang belum bersih, sehingga dikhawatirkan hasil fogging tidak optimal.
“Sebelumnya sudah kami cek, kondisi lingkungan masih belum bersih. Karena itu dilakukan gotong royong ulang agar fogging bisa maksimal,” jelasnya.
Hesti menegaskan, pemberantasan sarang nyamuk tetap menjadi langkah utama dalam menekan kasus DBD. Pasalnya, fogging hanya efektif membunuh nyamuk dewasa, sementara telur dan jentik tetap harus ditangani melalui kebersihan lingkungan.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk rutin membersihkan lingkungan, menguras tempat penampungan air, serta menutup wadah terbuka guna mencegah perkembangbiakan nyamuk.
“Peran masyarakat sangat penting. Kebersihan lingkungan menjadi kunci utama pencegahan DBD,” pungkasnya. (*)
Reporter : Vatawari
Editor : GUSTIA BENNY