Buka konten ini

ANAMBAS (BP) – Guru Madrasah Aliyah (MA) USB Palmatak, Handrika, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Gunung Cak, Desa Payamaram, Kecamatan Kute Siantan, Sabtu (4/4).
Kecelakaan terjadi saat korban mengendarai sepeda motor dan bertabrakan dengan pengendara lain dari arah berlawanan.
Peristiwa itu melibatkan sepeda motor Yamaha Mio J BP 4606 WF yang dikendarai korban dan Honda Vario BP 2243 SA yang dikendarai seorang ibu berinisial Y. Saat kejadian, Y membonceng anaknya yang masih kecil berinisial S.
Kasat Lantas Polres Kepulauan Anambas, AKP Zulfikar Adri, menjelaskan kecelakaan diduga terjadi akibat kurangnya konsentrasi pengendara Honda Vario yang melaju dari arah Medco Energi.
Diduga, kendaraan tersebut masuk ke jalur berlawanan hingga bertabrakan dengan korban yang datang dari arah berseberangan.
“Korban melintas dari arah berlawanan menggunakan Yamaha Mio J, kemudian terjadi tabrakan,” ujar Zulfikar, Minggu (5/4). Akibat benturan keras, Handrika mengalami luka berat, di antaranya patah pada tangan kiri dan cedera serius di bagian kepala.
Korban sempat dilarikan ke RSUD Palmatak dalam kondisi masih hidup. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.45 WIB.
Sementara itu, pengendara Honda Vario berinisial Y mengalami luka serius di bagian kepala dan dagu, serta pendarahan dari telinga. Saat ini, Y masih menjalani perawatan intensif dan direncanakan dirujuk ke Batam.
Adapun anak yang dibonceng, S, mengalami luka benturan di bagian dahi dan perut, dan masih dalam perawatan medis.
Polisi menyebut kondisi jalan saat kejadian dalam keadaan lurus dan beraspal, dengan cuaca cerah serta arus lalu lintas yang relatif sepi.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, menjaga konsentrasi, serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. (*)
Reporter : Ihsan Imaduddin
Editor : GUSTIA BENNY