Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Geliat investasi di kawasan FTZ Tanjungpinang, Kepri mulai menguat. Badan Pengusahaan (BP) kawasan Tanjungpinang telah menarik sejumlah investor yang siap masuk pada tahun 2026 ini.
Kepala BP Tanjungpinang, Cokky Wijaya mengatakan saat ini sudah ada empat investor yang bakal mengembangkan kawasan FTZ di Dompak dan Senggaeang.
“Setidaknya sudah ada 2 investor yang akan mengembangkan wilayah FTZ di Dompak dan Senggarang dalam waktu dekat,” kata Cokky Wijaya, Rabu (1/4).
Ia menjelaskan, untuk kawasan Dompak, nantinya bakal ada budidaya ikan kerapu cantrang. Sedangkan untuk di kawasan Senggarang, akan ada pengembangan untuk galangan kapal.
“Untuk budidaya ikan ini nantinya akan kita ekspor. Sedangkan untuk Senggarang akan kita gunakan untuk galangan kapal,” sebutnya.
Selain itu, dua investor lainnya saat ini tengah melakukan pengurusan izin untuk berinvestasi di FTZ Tanjungpinang. Ia memastikan, dua investor tersebut bakal resmi masuk dalam waktu dekat.
“Salah satu calon investor ini untuk pengolahan limbah plastik menjadi nilai ekonomis. Tapi kami masih menunggu izin dari kementerian,” ungkapnya.
Menurutnya, nilai investasi pada awal tahun 2026 ini mencapai Rp60 miliar. Meski masih jauh dari target yang diberikan, pihaknya optimis, pengembangan kawasan FTZ dapat terus dilakukan.
”Walau masih jauh dari target, tapi kami optimis, sedikit demi sedikit akan semakin banyak investor yang masuk untuk mengembangkan wilayah FTZ di Tanjungpinang,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota II BP Tanjungpinang, Effendi menyambut baik masuknya sejumlah investor tersebut. Ia menilai, hal ini menjadi sinyal positif terhadap kepercayaan dunia usaha terhadap pengembangan kawasan FTZ Tanjungpinang.
“Masuknya investor ini menunjukkan bahwa kawasan FTZ Tanjungpinang semakin dilirik. Ini menjadi momentum penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” sebut Effendi.
Ia menegaskan, BP Tanjungpinang akan terus berupaya memberikan kemudahan bagi para investor, mulai dari percepatan perizinan hingga penyediaan infrastruktur pendukung.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar investor merasa nyaman dan yakin untuk menanamkan modalnya di Tanjungpinang,” punglasnya. (adv/*)
Reporter : Mohamad Ismail
Editor : GUSTIA BENNY