Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Aktris sekaligus musisi Maudy Ayunda dipercaya mengisi dua original soundtrack (OST) untuk film Para Perasuk, yakni lagu Aku yang Engkau Cari dan Di Tepi Lamunan. Kedua lagu tersebut ditulis Maudy bersama produser musik Lafa Pratomo. Lafa mengungkapkan, proses penciptaan lagu Aku yang Engkau Cari berlangsung sangat cepat. Lagu itu bahkan selesai dalam waktu kurang dari setengah jam.
“Kurang dari 30 menit karena kami sudah menonton filmnya dan sudah tahu arah yang ingin dituju,” ujar Lafa saat konferensi pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (30/3).
Berbeda dengan lagu pertama, Di Tepi Lamunan justru lahir dari momen santai di studio rekaman. Lafa bercerita, Maudy sempat mengirimkan sketsa lagu berupa rekaman suara sederhana.
“Mod (sapaan Maudy) memberi satu draft lagu. Dia bikin sketsa di voicenote, itu menarik, lalu kami kembangkan bersama,” tuturnya. Secara tema, Aku yang Engkau Cari mengangkat cerita tentang harapan yang sempat hilang, lalu kembali hadir.
Sementara Di Tepi Lamunan menggambarkan kegelisahan seseorang yang ingin mencari pelarian untuk beristirahat sejenak dari berbagai perasaan yang membebani. Menurut Maudy, kedua lagu tersebut memiliki makna yang cukup universal.
“Tema besarnya tentang seseorang yang mengatakan kepada orang yang dicintainya bahwa ke mana pun kesepianmu pergi, aku ada di situ. Jadi ada dua interpretasi, bebas mau mendengarkannya dari sudut pandang mana,” jelasnya.
Meski begitu, proses penulisan lirik tidak sepenuhnya mudah. Aktris dan musisi berusia 31 tahun itu mengaku pemilihan diksi menjadi tantangan terbesar dalam penggarapan lagu. Pasalnya, lirik yang ditulis harus tetap memiliki keterkaitan dengan alur cerita film Para Perasuk.
“Aku tetap bereksplorasi, tapi tidak bisa terlalu jauh sampai orang merasa ini dunia yang berbeda,” ujarnya. Menariknya, perilisan dua lagu tersebut bertepatan dengan 20 tahun perjalanan karier Maudy di industri hiburan. Untuk merayakan momen itu, Maudy mengunggah video masa awal kariernya di Instagram.
“Kalau melihat lagi ke belakang rasanya sangat emosional. Ternyata penuh apresiasi terhadap diriku yang ikut casting di umur 10 tahun,” katanya.
Maudy pun mengaku bersyukur pada dirinya di masa lalu yang berani mengambil tanggung jawab besar sejak usia belia. (*)
Reporter : JP Group
Editor : GALIH ADI SAPUTRO