Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Lonjakan arus lalu lintas terjadi signifikan di berbagai wilayah selama periode mudik dan balik Lebaran 2026. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 3,7 juta kendaraan melintasi ruas tol Regional Nusantara hingga berakhirnya masa angkutan Lebaran.
Berdasarkan data Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT), total kendaraan yang melintas mencapai 3.723.266 unit, terhitung sejak H-10 hingga H+8 Idulfitri 1447 H atau periode 11–29 Maret 2026. Jumlah tersebut meningkat 7,43 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang berada di angka 3.465.891 kendaraan.
Salah satu sorotan utama pada mudik tahun ini adalah lonjakan trafik di ruas Tol Solo–Yogyakarta NYIA Kulon Progo, khususnya Segmen Kartasura–Prambanan. Pada ruas ini tercatat 491.619 kendaraan melintas atau melonjak hingga 87,74 persen dibandingkan kondisi normal.
Sebanyak 254.489 kendaraan tercatat menuju arah Yogyakarta melalui Gerbang Tol Prambanan. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat memanfaatkan jalur baru atau ruas fungsional tersebut.
Selain di Pulau Jawa, peningkatan volume kendaraan juga terjadi di sejumlah wilayah lain. Di ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, tercatat 365.645 kendaraan melintas atau naik 26,53 persen. Pergerakan lalu lintas di ruas ini didominasi kendaraan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu.
Sementara itu, Tol Balikpapan–Samarinda mencatat kenaikan signifikan sebesar 51,65 persen dengan total 305.620 kendaraan. Adapun di Tol Manado–Bitung, tercatat 130.826 kendaraan melintas atau meningkat 4,43 persen dibandingkan kondisi normal.
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menegaskan pihaknya terus menjaga kesiapan operasional serta memastikan ketersediaan informasi bagi pengguna jalan tol selama periode libur panjang.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara serta memantau informasi lalu lintas agar dapat mengatur perjalanan dengan lebih baik,” ujarnya.
Jasa Marga juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan. Selain itu, pengguna jalan diminta memastikan kecukupan saldo uang elektronik dan bahan bakar guna menghindari hambatan di perjalanan.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan, masyarakat disarankan memanfaatkan aplikasi Travoy. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat memantau kondisi lalu lintas melalui CCTV, mengecek tarif tol, hingga melakukan pengisian saldo uang elektronik.
Apabila membutuhkan bantuan darurat atau informasi terkini, pengguna jalan dapat menghubungi layanan One Call Center di nomor 133 atau melalui akun Instagram resmi @official.jmnusantara. (***)
Laporan : JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK