Buka konten ini

NONGSA (BP) – Aktivitas penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam selama musim Lebaran 2026 terpantau padat, dengan lonjakan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat hingga dua digit dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Direktur Operasi PT Bandara Internasional Batam (BIB), Anton Marthalius, mengatakan posko angkutan Lebaran 2026 resmi ditutup pada 29 Maret setelah beroperasi sejak 13 Maret.
“Selama periode posko angkutan Lebaran, terjadi kenaikan jumlah penumpang sekitar 10 persen, dari sebelumnya sekitar 253 ribu orang menjadi 284 ribu penumpang,” ujarnya, Senin (30/3).
Selain penumpang, pergerakan pesawat juga meningkat sebesar 11 persen dibandingkan tahun lalu. Capaian tersebut bahkan melampaui rata-rata nasional yang berada di kisaran 6,5 persen.
“Artinya, pertumbuhan di Hang Nadim berada di atas rata-rata nasional, baik untuk penumpang maupun pergerakan pesawat,” jelasnya.
Anton menyebutkan, puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret dengan jumlah penumpang keberangkatan mencapai sekitar 19 ribu hingga 20 ribu orang. Sementara puncak arus balik tercatat pada 29 Maret dengan jumlah penumpang sekitar 20 ribu orang.
Rute favorit selama periode Lebaran didominasi kota-kota besar seperti Jakarta, Kualanamu, Pekanbaru, Palembang, Surabaya, dan Padang.
“Untuk pergerakan harian, pada 29 Maret jumlah penumpang tercatat sebanyak 20.095 orang. Sedangkan data 30 Maret masih dalam proses rekapitulasi,” sebutnya.
Ia juga mengungkapkan sempat terjadi kendala teknis pada beberapa penerbangan. Namun, kondisi tersebut dapat segera diatasi tanpa mengganggu operasional secara signifikan.
“Ada kendala teknis pada pesawat, tetapi bisa langsung ditangani karena ketersediaan armada di Batam, sehingga tidak berdampak besar,” katanya.
Menurut Anton, kesiapan posko serta koordinasi antarinstansi menjadi kunci kelancaran arus mudik dan balik tahun ini. Manajemen BIB memastikan pelayanan kepada penumpang tetap optimal selama periode padat tersebut.
Sementara itu, Komandan Pangkalan Udara Hang Nadim, Letkol Pnb Hendro Sukamdani, menambahkan bahwa sinergi antar-stakeholder di lingkungan bandara berjalan baik.
“Semua sudah kami antisipasi. Sinergi antar-stakeholder di bandara sangat baik, sehingga pelaksanaan angkutan Lebaran berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Arus Balik Pelabuhan Sekupang Masih Ramai
Di sisi lain, arus balik di Pelabuhan Sekupang pada Senin (30/3) juga masih terpantau padat. Jumlah penumpang tercatat sekitar 5 ribu orang, relatif sama dengan hari sebelumnya.
Humas Dumai Line, Asmadi, mengatakan kepadatan arus balik sudah terjadi sejak pagi hingga sore hari dengan puluhan pelayaran yang beroperasi.
“Dari pagi sudah ada kapal masuk ke Batam. Perkiraan jumlah penumpang sama dengan hari sebelumnya,” ujarnya.
Dalam empat hari terakhir, jumlah penumpang yang kembali ke Batam mencapai 25.236 orang. Rinciannya, pada 25 Maret sebanyak 6.038 orang, 26 Maret 6.027 orang, 27 Maret 5.993 orang, dan 28 Maret 7.172 orang.
“Untuk beberapa hari ke depan jumlah penumpang diperkirakan akan sama atau cenderung menurun. Yang pasti tidak ada lagi lonjakan,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Batam (KKP), AKP Zharfan Edmond, mengatakan pengamanan di seluruh pelabuhan masih diperketat.
“Pengamanan masih kami lakukan dengan menempatkan personel di seluruh pelabuhan, baik domestik maupun internasional, termasuk Pelabuhan Sekupang,” katanya.
Ia menjelaskan, pengamanan dilakukan melalui patroli rutin dan patroli gabungan bersama instansi terkait, pengaturan arus penumpang dan kendaraan, serta pengawasan di titik-titik rawan seperti area antrean tiket dan ruang tunggu.
“Kami juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tertib, tidak menggunakan jasa calo, serta mengikuti prosedur resmi,” tutupnya. (*)
Reporter : YASHINTA – YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO