Buka konten ini

PARIS (BP) – Perjalanan salah satu taman hiburan milik Disney akhirnya sampai di ujung. Walt Disney Studios Park resmi ditutup permanen, menutup babak panjang taman yang selama ini kerap mendapat kritik dari pengunjung.
Penutupan dilakukan pada pukul 21.00 waktu setempat. Mulai keesokan harinya, kawasan tersebut akan hadir dengan wajah baru bernama Disney Adventure World.
Sejak pertama kali dibuka pada 2002 di kawasan Disneyland Paris, taman ini memang tak pernah benar-benar lepas dari sorotan. Mengusung tema produksi film dan Hollywood, taman ini dinilai kurang “hidup” dibandingkan taman Disney lainnya.
Pengunjung menilai wahana yang tersedia terlalu sedikit. Saat awal dibuka, hanya ada beberapa atraksi seperti Rock ’n’ Roller Coaster, Armageddon: Les Effets Spéciaux, hingga Studio Tram Tour. Skala taman pun dianggap belum memenuhi ekspektasi sebagai taman hiburan kelas dunia.
Kritik lain datang dari desain kawasan yang dinilai minim. Area luas bergaya backstage, lanskap yang sederhana, hingga dominasi pertunjukan dibanding wahana membuat taman ini kerap disebut hanya layak dikunjungi setengah hari.
Berbagai upaya perombakan sebenarnya sudah dilakukan. Pada 2014, Disney menghadirkan wahana bertema Ratatouille, disusul pembukaan Avengers Campus pada 2022. Sejumlah wahana juga dirombak, termasuk perubahan Rock ’n’ Roller Coaster menjadi Avengers Assemble: Flight Force. Namun, perbaikan tersebut belum sepenuhnya menghapus stigma negatif yang melekat.
Kini, Disney memilih memulai lembaran baru. Melalui transformasi besar, taman ini akan dibuka kembali sebagai Disney Adventure World dengan sejumlah tambahan atraksi, termasuk kawasan World of Frozen, wahana bertema Frozen, hingga area baru seperti Adventure Bay.
Meski membawa konsep baru, tantangan tetap ada. Saat uji coba, kawasan World of Frozen dilaporkan mengalami lonjakan pengunjung. Antrean panjang bahkan sempat terjadi, terutama karena wahana utama Frozen Ever After menjadi daya tarik utama.
Manajemen The Walt Disney Company pun mengingatkan pengunjung untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, terutama pada masa awal pembukaan.
Penutupan Walt Disney Studios Park menjadi penanda bahwa bahkan raksasa hiburan dunia pun tak luput dari evaluasi. Kini, harapan baru disematkan pada Disney Adventure World untuk menghadirkan pengalaman yang lebih imersif dan memenuhi ekspektasi pengunjung. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO