Buka konten ini
KARIMUN (BP) – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Pirus, Desa Kundur, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun terus dimatangkan. Proyek yang akan berdiri di atas lahan seluas 2 hektare itu kini memasuki tahap persiapan, terutama terkait anggaran dan perizinan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karimun, Raja Machrizal, mengatakan pembangunan SR beserta sarana pendukungnya akan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Pembangunan SR di daerah kita menjadi tanggung jawab Satker Pembangunan Strategis dari Kementerian Pekerjaan Umum. Perkiraan anggaran yang disiapkan sekitar Rp200 miliar, bersumber dari APBN Perubahan tahun ini,” ujarnya, Minggu (29/3).
Ia menjelaskan, pihaknya turut menyiapkan berbagai dokumen pendukung sesuai petunjuk teknis sebagai readiness criteria. Salah satunya adalah Perizinan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) yang saat ini telah rampung.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karimun, Rachmadi, menyebutkan sejumlah perizinan lain masih dalam proses. Pemerintah daerah, kata dia, bertugas melengkapi seluruh dokumen yang dipersyaratkan.
“Untuk SR, kita di daerah fokus mengurus dan melengkapi perizinan. Saat ini yang masih diproses di antaranya analisis dampak lingkungan (amdal),” jelasnya.
Selain amdal lingkungan, terdapat pula persetujuan bangunan gedung (PBG) serta amdal lalu lintas yang harus dipenuhi. Amdal lalu lintas menjadi penting karena akses jalan menuju lokasi akan ditingkatkan menjadi dua jalur sesuai standar.
“Saat ini kondisi jalan masih satu jalur. Sesuai juknis, harus menjadi dua jalur, sehingga amdal lalu lintas juga sedang kita siapkan,” ungkapnya.
Di sisi lain, Camat Kundur Barat, Yusufian, mengatakan hingga kini belum ada aktivitas pembangunan di lokasi. Hal itu karena proyek masih menunggu kelengkapan seluruh perizinan.
“Untuk saat ini belum ada kegiatan di lokasi. Kemungkinan masih menunggu seluruh perizinan lengkap,” ujarnya. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GUSTIA BENNY