Buka konten ini

ANAMBAS (BP) – Semarak pawai takbir Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Kepulauan Anambas berlangsung meriah. Kreativitas peserta menjadi sorotan, terutama lewat penampilan miniatur masjid yang memukau.
Dari ajang tersebut, dua masjid di Kelurahan Tarempa sukses memborong dua piala dalam ajang pawai tersebut.
Keduanya tampil menonjol berkat kekompakan dan kreativitas yang ditunjukkan dihadapan dewan juri.
Masjid Jami’ Baiturrahim berhasil meraih juara dua dan membawa pulang hadiah pembinaan sebesar Rp7 juta. Sementara itu, Masjid Jami’ Istiqomah Raden Saleh menyabet juara tiga dengan hadiah Rp5 juta.
Adapun juara pertama diraih oleh perwakilan Desa Tarempa Barat melalui Masjid Nurul Ihsan, yang berhak atas hadiah utama sebesar Rp12 juta.
Pawai takbir yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas ini diikuti berbagai peserta dari Pulau Siantan. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan.
Penilaian lomba meliputi sejumlah aspek, seperti kekompakan, kreativitas, serta keindahan ornamen yang ditampilkan. Salah satu daya tarik utama adalah miniatur masjid yang dibuat dengan detail dan keterampilan tinggi oleh para peserta.
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Ia menilai, pawai takbir tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana syiar Islam di tengah masyarakat.
“Selain itu, kegiatan ini juga melatih kreativitas anak-anak kita, apalagi ada yang membuat miniatur masjid yang membutuhkan keahlian khusus,” ujar Aneng, Minggu (29/3).
Meski berjalan sukses, Aneng mengakui pelaksanaan lomba tahun ini masih terbatas pada wilayah tertentu. Ia berharap ke depan kegiatan serupa dapat digelar lebih merata di seluruh wilayah Anambas.
Menurutnya, kecamatan seperti Jemaja, Matak, hingga wilayah Bajau juga perlu dilibatkan agar semarak perayaan dapat dirasakan secara menyeluruh.
“Anambas bukan hanya Siantan saja, tapi semua wilayah harus dilibatkan. Apalagi hadiahnya cukup besar, tahun ini total mencapai Rp24 juta,” tegasnya. (*)
Reporter : Ihsan Imaduddin
Editor : GUSTIA BENNY