Buka konten ini
BATAM (BP) – Arus balik Lebaran 2026 di lintasan Pelabuhan RoRo Tanjung Uban menuju Telaga Punggur, Nongsa, Batam, mulai menunjukkan lonjakan signifikan. Penumpang memadati pelabuhan, sementara antrean kendaraan pribadi terlihat kian mengular menuju dermaga.
Mengantisipasi kondisi tersebut, frekuensi pelayaran ditambah, sementara pengamanan diperketat oleh aparat gabungan.
General Manager ASDP Batam, Reno Yulianto, mengatakan, pihaknya meningkatkan jumlah pelayaran dari 13 trip menjadi 15 trip per hari dengan mengoperasikan empat kapal.
“Biasanya 13 trip, sekarang kami tambah menjadi 15 trip per hari untuk mengakomodasi peningkatan penumpang saat arus balik,” ujarnya.
Data ASDP mencatat, jumlah penumpang pada H+1 Lebaran (22 Maret 2026) mencapai 5.496 orang dengan 1.534 kendaraan. Angka tersebut meningkat pada H+2 menjadi 6.064 penumpang dan 1.655 kendaraan.
Sementara pada H+3 (24 Maret 2026), tercatat 5.602 penumpang dengan 1.475 kendaraan. Secara kumulatif H+1 hingga H+3, total penumpang mencapai 17.162 orang dan kendaraan 4.664 unit.
“Kalau dibandingkan tahun lalu, kenaikannya cukup terasa, terutama pada puncak arus balik,” jelasnya.
Ia menambahkan, tren peningkatan juga terlihat pada jumlah kendaraan yang naik hingga 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Secara keseluruhan sejak H-10 hingga H+3 Lebaran, total penumpang mencapai 35.079 orang atau meningkat 16 persen, sementara kendaraan mencapai 10.292 unit atau naik 17 persen.
“Peningkatan ini dipengaruhi banyaknya pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, termasuk sepeda motor,” katanya.
ASDP Batam mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu keberangkatan dan memanfaatkan layanan tiket daring guna menghindari kepadatan di pelabuhan. “Datanglah sesuai jadwal yang sudah dipilih agar perjalanan lebih lancar dan tidak terjadi penumpukan,” pesannya.
Sementara itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri turut memperketat pengamanan di pelabuhan dan kawasan wisata.
Dirlantas Polda Kepri, Taufiq Lukman Nurhidayat, mengatakan, pengamanan dilakukan secara terpadu bersama berbagai instansi guna memastikan arus balik berjalan aman dan tertib.
“Kami melakukan pemantauan langsung bersama stakeholder untuk memastikan arus balik berjalan aman dan tertib,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tim gabungan bergerak dari Pelabuhan Telaga Punggur menuju Tanjung Uban untuk melihat kondisi riil di lapangan, termasuk antrean kendaraan.
“Selain pelabuhan, kami juga menyisir kawasan wisata yang masih ramai pengunjung untuk memberikan imbauan keselamatan,” katanya.
Menurutnya, dibandingkan tahun lalu, lonjakan arus balik tahun ini cukup tinggi, bahkan mencapai 40 hingga 60 persen. “Terlihat dari antrean kendaraan pribadi yang cukup panjang menuju pelabuhan,” jelasnya.
Polda Kepri memastikan seluruh rangkaian arus balik tetap dalam pengawasan guna menjamin keamanan masyarakat. “Yang utama adalah keselamatan pengguna jasa, agar perjalanan kembali berlangsung aman dan nyaman,” tutupnya.
Arus Balik Laut Naik
Gelombang arus balik Lebaran 2026 melalui jalur laut mulai mengarah ke Batam. Jumlah penumpang menunjukkan peningkatan signifikan, seiring berlanjutnya kedatangan kapal dari sejumlah pelabuhan utama.
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI memproyeksikan lonjakan tertinggi terjadi pada akhir Maret, terutama dari rute Belawan dan Tanjung Priok.
Kepala Cabang PELNI Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan, arus balik mulai terlihat sejak kedatangan KM Kelud dari Belawan pada 24 Maret.
Gelombang berikutnya diperkirakan datang pada 28 Maret melalui KM Kelud dari Tanjung Priok dengan estimasi sekitar 2.700 penumpang. (*)
Laporan : YASHINTA – ARJUNA
Editor : RATNA IRTATIK