Buka konten ini

SAGULUNG (BP) – Tempat pembuangan sampah (TPS) liar menjamur di kawasan Tembesi, Kecamatan Sagulung. Tumpukan sampah terlihat berserakan di sepanjang jalan utama hingga mendekati permukiman warga, diduga akibat tidak terangkut selama lebih dari sepekan.
Kondisi ini dikeluhkan warga karena selain mengganggu pemandangan, juga menimbulkan bau tidak sedap dan menjadi sumber penyakit.
Sumarno, warga Perumahan Citra Laguna, mengatakan permasalahan tersebut sudah terjadi sejak sebelum Lebaran. Sampah yang tidak kunjung diangkut membuat warga terpaksa membuangnya ke pinggir jalan.
“Sudah seminggu lebih tidak diangkut. Jadi banyak warga yang buang ke jalan daripada menumpuk di depan rumah,” ujarnya.
Ia mengaku kecewa dengan pelayanan pengangkutan sampah yang dinilai tidak maksimal, terutama saat volume sampah meningkat pada momen hari besar.
“Sampah saat Lebaran lebih banyak. Jangan salahkan warga kalau akhirnya buang sembarangan,” katanya.
Kondisi serupa juga terlihat di sepanjang Jalan Sei Binti. Tumpukan sampah bahkan mengular hingga lebih dari 100 meter ke arah kawasan Horizon Dapur 12.
Ironisnya, sebagian sampah tersebut kerap dibakar oleh warga. Asap yang ditimbulkan tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan pengguna jalan karena dapat mengurangi jarak pandang dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Menanggapi hal tersebut, Camat Sagulung, M. Arfie Eranov, mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk penanganan lebih lanjut.
“Terkait sampah ini, kami akan koordinasikan langsung dengan DLH,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah karena berisiko terhadap keselamatan dan kesehatan.
“Untuk pembakaran ini sudah rutin kami ingatkan. Namun yang melakukan biasanya masyarakat yang mencari rezeki di situ,” tutupnya. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO