Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Momen libur Lebaran selalu menjadi angin segar sekaligus tantangan besar bagi industri kuliner di Indonesia. Di tengah antusiasme lonjakan pengunjung yang merayakan hari kemenangan, para pelaku usaha restoran seringkali dihadapkan pada situasi klasik.
Fluktuasi harga bahan baku yang dinamis serta tantangan operasional akibat liburnya sejumlah pemasok bahan baku makanan adalah beberapa diantara masalah. Menghadapi tantangan seperti itu maka pelaku usaha restoran perlu memastikan ketersediaan stok bahan baku selama periode libur lebaran tetap terjaga secara optimal.
Hal ini dilakukan guna menghindari pembelian secara mendadak di tengah fluktuasi harga pasar dan terbatasnya pasokan selama masa libur, sehingga performa finansial restoran tetap terjaga. Memahami dinamika tersebut, OttoDigital hadir memberikan solusi bagi para pelaku usaha melalui sistem Point of Sale (POS) yang terintegrasi.
”POS kami dirancang khusus untuk membantu bisnis F&B (restoran, kedai, cafe) dalam mengelola seluruh operasional secara terintegrasi. Sistem POS yang terintegrasi ini memudahkan manajemen stok bahan baku, sehingga pihak restoran dapat melakukan forecast melalui sinkronisasi data inventaris stok mulai dari dapur hingga kasir,” kata Chief of Revenue, OttoDigital Group Grace Sunarjo.
Dikatakan Grace, bahwa salah satu kekhawatiran terbesar pelaku usaha saat libur panjang adalah kehabisan bahan baku utama ketika supplier sedang tidak beroperasi. Melalui fitur manajemen bahan baku dari POS yang dikelola oleh perusahaan, pemilik restoran dapat memantau bahan baku secara real-time, memprediksi kebutuhan dari pengelolaan stok lebih awal berdasarkan data penjualan sehingga terhindar dari ketidak-tersediaan nya menu-menu favorit, serta efisiensi operasional agar terhindar dari kerugian akibat bahan baku terbuang atau tidak terdata dengan baik saat restoran sedang ramai.
Sementara itu, Inna Rossaria Auwines, Director of Sari Ratu Kitchen, mengatakan bahwa menjaga ketersediaan menu autentik seperti Ayam Pop, Rendang dan Gulai Kepala Ikan, adalah prioritas utama, terlepas dari tantangan fluktuasi harga bahan baku utama maupun kendala rantai pemasok. ”Operasional restoran kami sangat terbantu menggunakan HelloBill, produk POS. Penggunaannya sangat mudah, detail, dan kami sebagai pemilik usaha, langsung mendapat laporan penjualan secara real-time beserta laporan penjualan dari setiap outlet dapat dengan mudah diakses,” ujarnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI