Buka konten ini

KARIMUN (BP) – Arus balik Lebaran Idulfitri 1447 H/2026 untuk penumpang internasional dari Tanjungbalai Karimun menuju Malaysia masih terpantau normal. Lonjakan penumpang belum terlihat, berbeda dengan rute domestik yang sudah mencapai puncak sejak Selasa (24/3).
Sejumlah pelabuhan tujuan Malaysia, seperti Johor Bahru melalui Pelabuhan Internasional Kukup dan Pelabuhan Internasional Puteri Harbour, masih terlihat lengang. Calon penumpang belum memadati Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun.
Manajer Pelayaran PT BFerry Tanjungbalai Karimun, Dorry, mengatakan hingga saat ini belum terjadi lonjakan penumpang untuk rute internasional, khususnya tujuan Kukup.
“Memang untuk dalam negeri puncak arus balik sudah terjadi Selasa (24/3). Namun untuk tujuan Malaysia, belum terlihat,” ujarnya, Rabu (25/3).
Ia memprediksi lonjakan arus balik ke Malaysia baru akan terjadi pada akhir pekan, yakni Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3). Hal ini seiring dengan dimulainya kembali aktivitas sekolah dan perkantoran di Malaysia pada Senin.
Meski demikian, pihaknya memastikan kesiapan armada kapal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
“Kami selalu standby. Namun, untuk tambahan ekstra trip sepertinya belum diperlukan. Dengan lima kali keberangkatan setiap hari ke Kukup, masih mampu mengatasi,” jelasnya.
Sementara itu, Manajer Cabang PT Putramaju Global Indonesia, Asrizal, menyebutkan pergerakan penumpang tujuan Puteri Harbour mulai menunjukkan peningkatan sejak Rabu (25/3), meski belum signifikan.
“Sudah mulai ramai, tapi puncaknya kami prediksi akhir pekan ini,” katanya.
Untuk mengantisipasi peningkatan tersebut, pihaknya menambah satu slot keberangkatan. Jika sebelumnya hanya tiga kali sehari, kini menjadi empat kali keberangkatan, termasuk tambahan jadwal pukul 09.45 WIB.
“Total penumpang hari ini untuk empat trip mencapai sekitar 720 orang,” ungkapnya. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GUSTIA BENNY