Buka konten ini

SINGAPURA (BP) – Proyek supermewah kembali hadir di jantung Singapura. Perusahaan konstruksi lokal, Woh Hup, dipercaya menggarap pembangunan resort dan kompleks hiburan anyar milik Las Vegas Sands di kawasan Marina Bay.
Nilai proyeknya fantastis—mencapai US$8 miliar atau sekitar Rp160 triliun. Pembangunan pun sudah dimulai, dengan sekitar 5.000 pekerja dikerahkan dan bekerja tanpa henti, 24 jam setiap hari.
Kompleks ini akan berdiri megah di samping Marina Bay Sands (MBS) dan ditargetkan rampung pada 2030. Desainnya tak kalah ikonik. Sebuah menara setinggi 55 lantai akan menjadi pusatnya, berisi 570 suite hotel mewah, kasino, hingga arena hiburan berkapasitas 15.000 penonton.
Tak hanya itu, tersedia juga ruang konvensi seluas 200 ribu kaki persegi serta deretan restoran kelas atas. Seperti MBS, proyek ini digarap oleh firma arsitektur Safdie Architects, lengkap dengan desain atap khas yang menawarkan panorama 360 derajat cakrawala Singapura.
Las Vegas Sands menyebut pemilihan Woh Hup bukan tanpa alasan. Perusahaan ini dinilai punya rekam jejak kuat dalam menangani proyek kompleks, termasuk kemampuan teknis dan manajemen desain yang mumpuni.
Nama Woh Hup memang tak asing. Mereka sebelumnya terlibat dalam pembangunan ikon-ikon Singapura seperti Jewel Changi Airport dan Gardens by the Bay. Di kawasan Marina Bay, mereka juga pernah menggarap Marina Bay Residences dan W Residences Marina View. Demikian seperti dikutip dari The Straits Times.
Penunjukan ini sekaligus menegaskan komitmen Las Vegas Sands untuk terus melibatkan perusahaan lokal dalam ekspansi bisnisnya di Singapura.
Meski begitu, kedua pihak masih menutup rapat nilai kontrak detail proyek tersebut. Informasi teknis terkait konstruksi dan konektivitas juga belum diungkap.
Sebagai gambaran, Marina Bay Sands sendiri memberikan kontribusi besar bagi ekonomi Singapura. Sepanjang 2025, resort terpadu ini mencatat belanja bisnis hingga 2,64 miliar dolar Singapura, dengan lebih dari 90 persen pengadaan berasal dari perusahaan lokal.
MBS juga menjadi salah satu penyerap tenaga kerja terbesar, dengan lebih dari 12.000 karyawan. Bahkan, kontribusinya terhadap produk domestik bruto (PDB) Singapura diperkirakan mencapai 1,2 persen.
Secara keseluruhan, dua integrated resort di Singapura disebut menyumbang sekitar 1,5 persen PDB setiap tahun, sekaligus menopang puluhan ribu lapangan kerja, baik langsung maupun tidak langsung.
Proyek baru ini—sementara disebut IR2—lahir setelah performa gemilang MBS sepanjang 2025. Dalam satu kuartal saja, mereka membukukan laba lebih dari US$1 miliar.
Selama setahun, MBS juga mencatat lebih dari 36 juta kunjungan wisatawan dan menjadi tuan rumah lebih dari 2.000 event MICE dengan total 1,4 juta peserta.
Saat peletakan batu pertama pada Juli 2025, Perdana Menteri Lawrence Wong menegaskan proyek ini menjadi bagian dari transformasi besar pesisir selatan Singapura.
Dalam 20 hingga 30 tahun ke depan, sekitar 30 kilometer garis pantai dari Gardens by the Bay East hingga Pasir Panjang akan disulap menjadi Greater Southern Waterfront—kawasan baru yang memadukan hunian, bisnis, hingga hiburan kelas dunia. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO