Buka konten ini

PERGERAKAN penumpang dan penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam mulai menunjukkan peningkatan signifikan sejak arus mudik hingga arus balik Lebaran 2026 dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan ini menjadi indikator tingginya mobilitas masyarakat yang memilih jalur udara untuk pulang kampung maupun balik lagi ke Batam.
“Tren ini sudah terlihat sejak pertengahan Maret dan terus meningkat,” ujar Direktur Operasional PT Bandara Internasional Batam, Anton Marthalius.
Data kumulatif periode 13 hingga 23 Maret 2026 mencatat pergerakan pesawat mencapai 1.188 penerbangan. Angka ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.075 penerbangan atau tumbuh 10,5 persen.
“Peningkatan ini menunjukkan maskapai menambah frekuensi penerbangan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang,” jelas Anton.
Dari sisi penumpang, jumlahnya juga meningkat signifikan. Sebanyak 169.346 orang tercatat menggunakan layanan Bandara Hang Nadim, naik dari 154.649 orang pada periode yang sama tahun sebelumnya atau tumbuh sekitar 9,5 persen.
“Pertumbuhan penumpang ini sejalan dengan momentum mudik yang berlangsung lebih awal,” tambahnya.
Anton menuturkan, Batam masih menjadi salah satu simpul transportasi penting di Kepulauan Riau, baik untuk rute domestik maupun internasional. Posisi strategis ini membuat arus pergerakan terus meningkat, terutama saat musim mudik.
“Batam menjadi titik transit sekaligus tujuan utama bagi banyak pemudik,” katanya.
Pihak bandara memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada 28 Maret 2026, seiring mendekatnya aktivitas kerja pasca Lebaran 2026.
“Perkiraan puncak arus terjadi pada 28 Maret, dengan lonjakan signifikan jumlah penumpang dan penerbangan,” ungkapnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pengelola bandara telah menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai dari optimalisasi layanan penumpang, pengaturan slot penerbangan, hingga peningkatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami berkomitmen memastikan operasional tetap lancar dan penumpang merasa nyaman selama periode mudik,” tutupnya.
Arus Balik KM Kelud Diprediksi 30 Maret
Puncak arus balik Lebaran 2026 untuk rute laut Belawan–Batam melalui layanan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yakni Selasa (24/3) dan Senin (30/3).
Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan kapal penumpang KM Kelud dijadwalkan tiba dari Pelabuhan Belawan di Batam sekitar pukul 13.00 WIB.
“Untuk jumlah penumpang yang diangkut dari Belawan tujuan Batam, kami masih menunggu data final,” ujarnya.
Ia menjelaskan, gelombang arus balik pada Selasa diperkirakan belum terlalu tinggi. Lonjakan penumpang justru diprediksi terjadi pada Senin (30/3), mengingat jadwal kedatangan kapal berikutnya baru berlangsung pada awal April.
“Belum terlalu ramai. Puncaknya kemungkinan Senin depan,” katanya.
Untuk mengantisipasi lonjakan, Pelni memastikan kesiapan operasional telah dilakukan sejak awal masa mudik. Tim satuan tugas (satgas) juga disiagakan untuk memastikan pelayanan berjalan lancar dan aman.
“Seluruh tim satgas tetap bekerja untuk memfasilitasi penumpang yang tiba di Batam,” ujarnya.
Sebelumnya, puncak arus mudik di Pelabuhan Batu Ampar terjadi pada Kamis (19/3), dengan jumlah penumpang mencapai 3.634 orang menuju Belawan menggunakan KM Kelud.
Penumpang Pelabuhan Feri Internasional Meningkat
Arus pergerakan penumpang di Pelabuhan Feri Internasional Batam Centre juga menunjukkan peningkatan menjelang hingga pasca-Idulfitri 1447 Hijriah. Meski demikian, aktivitas pelabuhan masih berjalan lancar tanpa penumpukan berarti.
Kepala Wilayah Kerja Syahbandar Pelabuhan Internasional Batam Centre, Pasaroan Samosir, menyebutkan data sementara pada 22 Maret 2026 mencatat jumlah penumpang keberangkatan sebanyak 9.109 orang dan kedatangan 6.664 orang.
“Secara umum masih normal, belum terlihat kepadatan signifikan seperti pada puncak arus mudik atau arus balik,” ujarnya.
Ia menambahkan, tren kenaikan mulai terlihat, namun belum dapat dikategorikan sebagai lonjakan besar karena data final masih menunggu rekapitulasi posko angkutan Lebaran.
DPRD Ingatkan Peran Aktif Pemudik
DPRD Kota Batam mengingatkan pentingnya peran aktif pemudik dalam menjaga kelancaran perjalanan. Koordinasi antara masyarakat dan petugas dinilai menjadi kunci utama.
Wakil Ketua III DPRD Batam, Muhammad Yunus Muda, mengatakan berbagai fasilitas telah disiapkan pemerintah di titik-titik strategis seperti pelabuhan, bandara, dan jalur darat.
Namun, ia menekankan bahwa kesiapan tersebut perlu diimbangi dengan kesadaran masyarakat untuk berkomunikasi dengan petugas jika terjadi kendala.
“Jika ada kendala dalam perjalanan, masyarakat jangan segan berkomunikasi dengan petugas di lapangan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan fisik dan mental pemudik, mengingat perjalanan panjang berpotensi menimbulkan kelelahan.
“Kami mengimbau masyarakat mempersiapkan diri dengan baik agar tetap sehat selama perjalanan,” tutupnya. (***)
Reporter : YASHINTA – M. SYA’BAN – AZIS MAULANA
Editor : RATNA IRTATIK