Buka konten ini

ARUS mudik Lebaran di Pelabuhan Utama Tanjungbalai Karimun mulai padat. Baik pelabuhan domestik maupun internasional dipenuhi calon penumpang yang akan pulang ke berbagai daerah, khususnya di Provinsi Riau.
Kepala Kantor KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Capt. Supnedi, mengatakan lonjakan penumpang sudah terlihat sejak H-5 Idulfitri.
“Di pelabuhan domestik, arus keberangkatan sejak pagi sudah padat. Sementara arus kedatangan dari luar negeri, khususnya Malaysia, juga cukup tinggi, mencapai sekitar dua ribu orang,” ujarnya, Selasa (17/3).
Ia menyebutkan, jumlah penumpang yang berangkat melalui pelabuhan domestik tercatat sebanyak 2.145 orang.
Tingginya jumlah penumpang yang datang dari Malaysia membuat pihaknya harus melakukan antisipasi, salah satunya dengan menyiapkan pelayaran tambahan di luar jadwal.
“Karena ada penumpang yang baru tiba dari luar negeri, sementara jadwal kapal reguler sudah penuh, maka kami berkoordinasi dengan perusahaan pelayaran untuk menambah ekstra trip,” jelasnya.
Pada Senin (16/3), tercatat tiga kapal diberangkatkan melalui ekstra trip. Di antaranya dua unit speedboat Karunia Jaya dengan rute Tanjungbalai Karimun–Tanjungbatu–Penyalai, Kabupaten Pelalawan, dengan total 94 penumpang.
Selain itu, satu ekstra trip juga melayani rute Tanjungbalai Karimun–Tanjungsamak, Kabupaten Kepulauan Meranti, dengan jumlah penumpang 86 orang.
Supnedi memastikan, hingga saat ini kondisi pelabuhan selama masa angkutan Lebaran tetap aman dan kondusif. Ia juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan informasi untuk memanfaatkan posko pelayanan di pelabuhan.
Sementara itu, pengelola speedboat Karunia Jaya, Miko, mengatakan pihaknya siap membantu menambah armada jika dibutuhkan.
“Kalau memang diperlukan, kami siap membantu. Hanya saja harga tiket sedikit lebih tinggi karena kapal kembali dalam kondisi kosong setelah mengantar penumpang,” ujarnya.
Salah seorang calon penumpang, Reno, mengaku harus berjuang untuk mendapatkan tiket mudik tahun ini.
“Sudah tiga hari baru dapat tiket. Dua hari sebelumnya selalu kehabisan saat sampai di loket. Alhamdulillah sekarang sudah dapat, tinggal berangkat besok,” katanya.
Ansar Minta Tambahan Kapal KPLP di Kepri
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menambah armada kapal penyeberangan, termasuk kapal milik Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat arus mudik Idulfitri 2026.
Permintaan tersebut disampaikan menyusul prediksi peningkatan jumlah penumpang pada 18 hingga 19 Maret. Ansar mengaku telah melayangkan surat kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.
Dalam surat tersebut, ia mengusulkan penambahan armada kapal KPLP, termasuk KM Sarutama yang saat ini berada di Pangkalan Tanjunguban, untuk melayani rute Telaga Punggur Batam–Kuala Tungkal, Jambi.
Selain itu, penambahan armada diharapkan dapat mengurangi kepadatan penumpang serta menjaga kelancaran layanan transportasi laut, khususnya di Pelabuhan Telaga Punggur Batam dan Pelabuhan Bintan 99.
“Dukungan penambahan armada KPLP ini penting untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang,” ujar Ansar, Senin (16/3).
Ia menambahkan, armada KPLP seperti KM Burang juga diharapkan dapat membantu mengurai lonjakan penumpang pada rute Telaga Punggur–Kuala Tungkal, baik saat puncak arus mudik maupun arus balik.
Ansar mengatakan, permohonan tersebut telah dikoordinasikan dengan KSOP Batam dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kepri.
“Kami juga telah meminta dukungan dari TNI dan Polri untuk pengamanan,” pungkasnya. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO – MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY