Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Penyelenggara Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 mengumumkan pencapaian terbaru dari gelaran pameran otomotif yang berlangsung pada 5-15 Februari 2026 di Jakarta International Expo Kemayoran. Berdasarkan rekapitulasi transaksi lanjutan, total nilai transaksi selama pameran mencapai Rp 9,5 triliun, melampaui target awal sebesar Rp 8 triliun.
Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, menyatakan hasil tersebut menunjukkan bahwa industri otomotif masih memiliki daya tarik kuat di tengah masyarakat. Menurutnya, capaian ini dapat menjadi dorongan positif bagi pelaku industri untuk menghadapi tahun 2026 dengan optimisme yang lebih besar.
“Momentum tersebut juga tercermin dalam capaian IIMS 2026 yang berhasil menghadirkan lebih dari 580 ribu pengunjung selama penyelenggaraan pameran. Antusiasme tersebut turut berdampak pada aktivitas transaksi yang terus bertumbuh. Berdasarkan hasil rekap transaksi follow-up terbaru, total nilai transaksi IIMS 2026 mencapai Rp 9,5 triliun,” ucap Daswar pada Iftar Media Gathering, dikutip Jumat (13/3).
Dari keseluruhan nilai transaksi, kendaraan roda empat menyumbang porsi terbesar yakni sekitar 97,52 persen. Sementara sisanya berasal dari transaksi kendaraan roda dua, sektor aftermarket, serta berbagai aktivitas sponsor dan tenant yang turut meramaikan pameran.
“Transaksi kendaraan di IIMS 2026 juga menunjukkan peningkatan positif, dengan penjualan mobil naik 15,91 persen, dan sepeda motor bahkan mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 67,90 persen. Hal ini tentu menjadi indikator kuat sinyal positif industri otomotif tanah air,” jelas Daswar. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI