Buka konten ini

BINTAN (BP) – Sejumlah pelanggan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) Seri Kuala Lobam mengeluhkan kualitas air yang keruh dalam beberapa hari terakhir. Meski aliran air terbilang lancar, kondisi air yang bercampur pasir membuat warga kesulitan menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari.
Salah seorang pelanggan, Yani, mengatakan air dari SPAM biasanya mengalir mulai sekitar pukul 04.00 hingga 10.00 WIB. Namun, air yang keluar dari keran tampak keruh.
“Airnya lancar, tapi sayangnya keruh,” ujar Yani, Minggu (15/3).
Menurut dia, kondisi tersebut membuat bak penampungan air di rumahnya cepat kotor karena banyak endapan pasir. Akibatnya, ia harus lebih sering membersihkan bak mandi.
Keluhan serupa disampaikan pelanggan lainnya, Bude Ani. Ia mengaku kesulitan menggunakan air tersebut untuk memasak. “Bagaimana mau cuci beras, airnya keruh,” keluhnya.
Ketua SPAM IKK Seri Kuala Lobam, Pardomuan Lumban Raja, membenarkan kondisi air sempat keruh dalam beberapa hari terakhir. Hal itu terjadi karena sumber air baku mengalami kekeringan sehingga ponton penyedot air harus digeser ke bagian tengah sumber air.
“Iya, sudah sekitar empat hari keruh karena ponton digeser ke tengah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setelah ponton penyedot dipindahkan, kondisi air mulai membaik. Sejak Sabtu (14/3), air yang disalurkan ke pelanggan sudah mulai kembali jernih. “Kondisinya semalam sudah aman,” katanya. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY