Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Perjalanan mudik jarak jauh menggunakan mobil pribadi membutuhkan persiapan yang matang. Selain memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, pengemudi juga perlu membawa berbagai perlengkapan darurat di dalam mobil.
Perlengkapan ini penting untuk mengantisipasi berbagai kondisi tak terduga selama perjalanan, seperti ban bocor, kendaraan mogok, hingga situasi darurat lainnya di jalan.
Dilansir dari Mitsubishi dan Suzuki, ada sejumlah perlengkapan penting yang sebaiknya selalu tersedia di bagasi mobil saat melakukan perjalanan jauh, terutama ketika mudik Lebaran.
Berikut delapan perlengkapan darurat yang sebaiknya dibawa saat mudik menggunakan mobil pribadi.
1. Ban Cadangan dan Dongkrak
Ban cadangan menjadi perlengkapan yang sangat penting saat melakukan perjalanan jauh. Jika ban mobil mengalami kebocoran di tengah jalan, pengemudi dapat segera menggantinya dengan ban cadangan menggunakan dongkrak. Sebelum berangkat mudik, pastikan kondisi ban cadangan dan dongkrak masih layak digunakan.
2. Tool Kit Mobil
Tool kit atau kotak perkakas mobil biasanya berisi berbagai alat penting seperti kunci roda, obeng, dan tang. Peralatan ini dapat membantu melakukan perbaikan ringan jika terjadi masalah pada kendaraan selama perjalanan.
3. Segitiga Pengaman dan Senter
Segitiga pengaman berfungsi sebagai tanda peringatan bagi pengendara lain ketika mobil berhenti di tepi jalan karena mengalami masalah. Sementara itu, senter berguna untuk memberikan penerangan ketika terjadi kendala pada mobil di malam hari atau di tempat yang minim cahaya.
4. Kabel Jumper dan Charger Mobil
Kabel jumper dapat digunakan ketika aki mobil mengalami masalah atau kehabisan daya. Alat ini memungkinkan pengemudi mengalirkan listrik dari aki mobil lain agar kendaraan dapat kembali dinyalakan. Charger mobil juga penting untuk menjaga daya ponsel tetap terisi selama perjalanan.
5. Kotak P3K
Kotak pertolongan pertama atau P3K menjadi perlengkapan penting untuk mengatasi cedera ringan selama perjalanan. Kotak ini biasanya berisi perban, plester, antiseptik, serta obat-obatan dasar yang dapat digunakan dalam kondisi darurat.
6. Alat Pemecah Kaca dan APAR
Alat pemecah kaca dan pemotong sabuk pengaman dapat digunakan dalam situasi darurat ketika penumpang perlu keluar dari mobil dengan cepat. Selain itu, membawa Alat Pemadam Api Ringan (APAR) juga penting untuk mengantisipasi kebakaran kecil pada kendaraan.
7. Peralatan Navigasi
Peralatan navigasi seperti kompas atau peta jalan cetak dapat menjadi alternatif ketika sinyal internet tidak tersedia. Meski saat ini banyak pengemudi mengandalkan aplikasi navigasi digital, peta fisik tetap berguna sebagai cadangan saat berada di daerah tanpa jaringan.
8. Bekal Perjalanan
Membawa bekal perjalanan seperti makanan, minuman, dan pakaian cadangan juga penting saat mudik jarak jauh. Bekal ini dapat membantu menjaga stamina selama perjalanan, terutama ketika terjadi kemacetan panjang atau sulit menemukan tempat makan di perjalanan.
Selain itu, power bank juga dapat dibawa untuk memastikan perangkat elektronik tetap dapat digunakan selama perjalanan.
Sebagai tambahan, pengemudi juga disarankan untuk membawa dokumen penting seperti SIM, STNK, dan kartu tol agar perjalanan mudik dapat berjalan lancar. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI