Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Aktivitas logistik menjelang lebaran Idulfitri 1447 H diperkirakan akan meningkat. Karena itu, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mengimbau para pengguna jasa agar mengatur jadwal pengiriman dan pengambilan petikemas lebih awal untuk menghindari kepadatan aktivitas distribusi.
Corporate Secretary IPC TPK Pramestie Wulandary mengatakan, pihaknya terus memperkuat operasional terminal guna memastikan kelancaran arus logistik, terutama selama Ramadhan hingga menjelang libur Lebaran. “Kami juga mendukung kebijakan pembatasan operasional angkutan barang dengan melakukan penyesuaian pola operasional serta mengimbau pengguna jasa untuk mengatur kegiatan pengiriman dan pengambilan petikemas lebih awal,” ujarnya, Rabu (11/3).
Hingga Februari 2026 sendiri, IPC TPK mencatat arus petikemas mencapai 600.416 TEUs atau tumbuh 8,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut menunjukkan aktivitas logistik di berbagai wilayah operasional perusahaan tetap bergerak positif pada awal tahun, termasuk saat memasuki periode Ramadan.
Secara bulanan, kinerja pada Februari 2026 juga mengalami kenaikan. Arus petikemas tercatat sebanyak 300.525 TEUs, meningkat 10,6 persen dibandingkan Februari 2025 yang mencapai 271.521 TEUs.
Ia menjelaskan, perusahaan juga terus mengoptimalkan fasilitas terminal dan meningkatkan produktivitas peralatan bongkar muat di berbagai area operasional. Selain itu, penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) diperkuat agar seluruh aktivitas di terminal dapat berlangsung aman dan efisien.
Dari sisi wilayah operasional, kontribusi terbesar terhadap arus petikemas masih berasal dari terminal di kawasan Tanjung Priok. Hingga Februari 2026, arus petikemas di Tanjung Priok 1 mencapai 208.198 TEUs atau naik sekitar 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 182.727 TEUs.
Sementara itu, Tanjung Priok 2 mencatat arus petikemas sebesar 286.613 TEUs, meningkat 6,9 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang mencapai 268.127 TEUs.Kinerja positif juga terlihat di sejumlah terminal IPC TPK di luar Jakarta. Hingga Februari 2026, arus petikemas di Area Pontianak tercatat 43.550 TEUs atau naik sekitar 4,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 41.504 TEUs.
Di Area Panjang, arus petikemas mencapai 20.660 TEUs atau tumbuh 20,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 17.075 TEUs. Sedangkan di Area Teluk Bayur, arus petikemas tercatat 18.561 TEUs, meningkat 7,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 17.220 TEUs.
Menurut Pramestie, tren pertumbuhan tersebut menunjukkan aktivitas logistik tetap terjaga di berbagai wilayah operasional perusahaan.
“Ke depan, kami akan terus mendorong komunikasi dan koordinasi lintas fungsi dengan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi ini menjadi kunci untuk memastikan kelancaran arus logistik, “ katanya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI