Buka konten ini

Musala yang elegan di dalam rumah kini menjadi pilihan banyak keluarga untuk menciptakan ruang ibadah yang nyaman dan menenangkan.
DENGAN penataan interior yang rapi, pencahayaan yang lembut, serta dekorasi yang sederhana namun estetis, musala rumah tidak hanya memperindah hunian, tetapi juga membantu menghadirkan suasana yang lebih khusyuk saat beribadah.
Musala di dalam rumah adalah area khusus yang didesain untuk kebutuhan ibadah. Selain memenuhi kebutuhan ibadah, ruangan ini juga dapat membawa ketenangan dan keberkahan. Tidak harus mewah, hanya dengan desain musala minimalis sederhana, bisa menciptakan ruang ibadah yang lebih tenang.
Tapi, dalam membuat musala di rumah, perlu perhatikan arah kiblat yang tepat. Pilih tempat yang jauh dari kebisingan, dan jangan dekat dengan toilet. Untuk inspirasi desainnya, Kania Stylist & Interior Designer @Dekoruma punya beberapa pilihannya berikut ini.

2. Desain lebih berkelas dan modern, bisa padukan warna-warna terang dengan warna navy atau warna abu-abu muda, ivory, dan navy sebagai elemen di ruangan ibadah. Foto: Pinterest/Chahine Blaz
3. Ruang ibadah yang menghadap langsung ke jendela besar dapat memberikan kenyamanan dan menambah fungsional ruangan. Foto: Pinterest/Raufyara
Musala Minimalis di Kamar Skandinavia
Menjalankan ibadah di dalam kamar tidur memang paling nyaman. Tapi, kalau ingin punya area ibadah yang lebih privat, bisa gunakan partisi kayu sebagai pemisah antar ruangan. Pilih model partisi kayu yang punya celah diantara bilahnya untuk memastikan udara mengalir bebas dan cahaya alami tetap masuk.
Sementara itu, di area kiblat bisa tambahkan hiasan mihrab sebagai penanda kiblat, sekaligus menambah estetika mushola. Lengkapi pula area ibadah dengan elemen alami untuk memperkuat gaya skandinavia dalam kamar.
Musala Estetik di Area Sudut Ruang Tamu
Kehadiran musala di dalam rumah bukan hanya bermanfaat untuk anggota keluarga, namun juga tamu yang berkunjung. Jadi tidak ada salahnya memanfaatkan sudut kosong di ruang tamu dengan membuat musala minimalis.
Agar tetap menjaga privasi, lengkapi dengan partisi. Buat musala tampak senada dengan interior ruang tamu. Partisi rotan bisa jadi pilihan menarik untuk interior ruang tamu bergaya skandinavia atau modern.
Musala Minimalis dengan Pencahayaan Alami
Ruang ibadah yang menghadap langsung ke jendela besar dapat memberikan kenyamanan dan menambah fungsional ruangan. Jendela membantu memberi pencahayaan lebih merata di musala minimalis.
Dengan ruang ibadah yang terang, kamu akan lebih nyaman dalam beribadah. Jangan lupa tambahkan tirai transparan untuk menjaga privasi tanpa mengurangi cahaya dari luar.
Musala Modern Klasik
Inspirasi kali ini menampilkan konsep minimalis nan modern. Desainnya memadukan warna putih terang dengan aksen kayu yang menambah sentuhan rustic secara visual.
Kesan modernnya tampak terasa pada moulding di dinding ruangan. Ditambah permainan lampu dari atas plafon dan figuran dinding, menghadirkan ambience ruangan yang terasa hangat dan mewah.
Musala ala Timur Tengah
Desain interior ala Timur Tengah sering kali menonjolkan sisi glamour dan kekayaan budaya khas pada masa lampu. Cocok sekali untuk yang menginginkan desain musala yang lebih beda dan mewah di hunian.
Salah satu ciri khas gaya timur tengah adalah penggunaan karpet persia di seluruh ruangan. Warna-warna berani, pola geometris yang unik, dan aksen khas Timur yang menawan, menghadirkan kehangatan dan kemewahan di ruang ibadah.
Musala Minimalis di Ruang Terbatas
Punya lahan kosong, tapi terbatas? Jadikan musala minimalis yang estetis seperti ini. Meski tampak kecil, tapi nyaman dan bisa muat untuk 2 orang, lho. Pilih warna terang seperti putih agar menciptakan ilusi lebih terang.
Lalu, pilih keramik lantai kayu untuk kenyamanan ruangan. Agar menciptakan kesan lebih terbuka, jangan gunakan dinding sepenuhnya. Coba aplikasikan kisi-kisi kayu di sebagian dinding untuk ventilasi udara yang baik di ruang ibadah kecil.
Sejuk dan Elegan
Mau desain lebih berkelas dan modern? Padukan saja warna-warna terang dengan warna navy. Kamu bisa gunakan warna abu-abu muda, ivory, dan navy sebagai elemen di ruangan ibadah.
Warna navy bisa kamu aplikasikan pada beberapa dekorasi ruangan, sedangkan warna abu-abu muda sebagai dinding ruangan.
Perpaduan ini sukses menghadirkan kontras yang dinamis, namun tetap terasa netral tanpa terkesan berlebihan. Selain itu, ruangan terasa begitu terang dan adem berkat perpaduan warna yang apik.
Musala Semi Indoor
Desain musala minimalis satu ini cocok sekali untuk yang suka gaya semi-indoor, dan punya lahan kosong di area belakang. Konsepnya bergaya industrial, namun tetap terasa minimalis dan estetis dengan dominan warna abu-abu.
Keuntungan desain semi-indoor adalah dapat menciptakan nuansa luar yang sejuk tanpa sepenuhnya terbuka. Jadi, bisa beribadah lebih nyaman dengan suasana ruang ibadah yang fresh.
Musala Minimalis Sederhana
Suka gaya yang sederhana, tapi mau tetap nyaman dan adem? Maka, desain satu ini bisa jadi pertimbangan untuk dipilih. Desainnya tidak banyak ornamen dan hanya menggunakan warna netral.
Meski begitu, tampilannya tetap memikat berkat ornamen mihrab yang cantik dan menjadi focal point di ruang ibadah. Untuk ventilasi udara dan cahaya yang optimal, lengkapi dengan roster dinding.
Nuansa Monokrom yang Cozy
Di samping pintu kamar masih ada space kosong? Sulap saja jadi ruang ibadah minimalis yang nyaman dan elegan. Karena menghadap langsung ke jendela luar, ruangan ibadah akan terasa lebih adem dan lapang.
Selain itu, warnanya bisa pilih warna-warna monokrom seperti putih dan hitam untuk sentuhan aksen. Gunakan karpet lantai yang tipis untuk kenyamanan saat beribadah. Letakkan juga rak mukena dan meja sebagai penyimpanan tambahan. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI