Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Futsal Indonesia kembali mencetak prestasi di kancah internasional. Juara Pro Futsal League (PFL) 2025/2026 dipastikan bakal berlaga di Intercontinental Futsal Cup 2026, turnamen futsal elite yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 di Pato Branco, Paraná, Brasil.
Kabar ini menjadi momentum penting bagi perkembangan futsal nasional, yang menunjukkan kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Klub terbaik Indonesia kini memperoleh kesempatan langka untuk bersaing dengan tim-tim futsal top dunia.
Langkah strategis ini digagas oleh Kompetisi Futsal Indonesia (KFI) sebagai penyelenggara liga profesional nasional, bagian dari visi jangka panjang untuk memasukkan futsal Indonesia ke ekosistem kompetisi global.
Direktur Utama KFI, Rorian Pratyaksa, menekankan bahwa keikutsertaan juara PFL bukan sekadar keberuntungan. Peluang ini lahir dari diplomasi dan strategi jangka panjang yang dilakukan KFI di tingkat internasional.
“Partisipasi juara PFL 2025/26 di Intercontinental Futsal Cup 2026 merupakan hasil strategi dan lobi internasional KFI, bukan kebetulan,” ujar Rorian. Ia menambahkan, keberhasilan ini menandai babak baru dalam pengembangan futsal profesional di Tanah Air.
Kejuaraan PFL kini memiliki arti lebih besar karena membuka akses ke turnamen global. Rorian menekankan komitmen KFI agar gelar juara PFL tidak sekadar supremasi nasional, tetapi juga menjadi tiket untuk menghadapi kompetisi elite dunia.
Momentum ini diprediksi membawa dampak positif bagi ekosistem futsal nasional. Selain meningkatkan nilai komersial liga, hal ini juga diharapkan meningkatkan kualitas teknis pemain serta profesionalisme manajemen klub.
Intercontinental Futsal Cup merupakan salah satu turnamen antarklub paling bergengsi di dunia, diselenggarakan oleh Mundo do Futsal. Turnamen ini secara rutin menghadirkan juara dari berbagai benua, termasuk Eropa, Amerika Selatan, dan Timur Tengah.
Edisi 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu yang paling kompetitif, dengan hanya enam klub elite yang berpartisipasi. Tuan rumah adalah Pato Futsal, klub Brasil yang berbasis di Pato Branco, kota yang terkenal sebagai pusat futsal di negara tersebut.
Selain Pato Futsal, peserta lainnya antara lain Palma Futsal dari Spanyol sebagai juara bertahan Intercontinental Futsal Cup, AlUla SC sebagai juara regional Arab, juara UEFA Futsal Champions League dari Eropa, juara Copa Libertadores de Futsal dari Amerika Selatan, dan juara PFL 2025/2026 dari Indonesia.
Kehadiran klub Indonesia di turnamen ini tidak hanya meningkatkan kredibilitas PFL di mata internasional, tetapi juga memberi pengalaman berharga bagi para pemain untuk menghadapi bintang futsal dunia secara langsung. Pengalaman ini diyakini akan meningkatkan standar permainan, taktik, dan ritme pertandingan.
Keikutsertaan di Intercontinental Futsal Cup juga memacu klub-klub PFL untuk memperkuat manajemen. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO