Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Bisnis Food and Beverage tetap menjanjikan di tengah tekanan perekonomian sebagai dampak global. Salah satunya dilakukan PT Ragam Karya Bersama -pemegang merek Mister Donut- yang berencana melakukan ekpansi dengan mengembangkan sedikit 100 outlet baru di seluruh Indonesia. Total investasi yang ditanamkan sekitar Rp 20 miliar.
Head of Operation Mister Donut Indonesia, Heryanto Wijaya melihat potensi pasar Donut masih sangat besar di Indonesia. ”Berbagai macam produk donut terus bermunculan di Indonesia. Meski demikian, kita optimistis pasarnya masih sangat besar di Indonesia,” kata Heryanto. Saat ini, Mister Donut ada di 18 kota besar dengan memiliki ukuran outlet bervariasi, ukuran: satelit (maksimal 100 m2), flagship (150-200 m2) dan shop in shop (menempel di Indomaret).
Pilihan ekspansi dalam pengembangan usah dilakukan brand awareness Mister Donut di kalangan masyarakat. ”Dengan semakin banyak outlet, orang semakin mengenal makin tahu kami. Kalau selama ini mereka membeli lewat online, atau di Indomaret, Mereka bisa datang sendiri ke outlet, melihat kebersihannya, kualitas bahan bakunya dan sebagainya,” tutur Heryanto.
Heryanto mengakui meningkatnya eskalasi terkait konflik Israel- Amerika Serikat dengan Iran, akan mempengaruhi roda perputaran bisnis. Salah satu tantangan yang dihadapi industri saat ini adalah ketersediaan dan stabilitas harga bahan baku.
”Beruntung kami punya cukup banyak supplier sehingga bisa lebih aman menghadapi perekonomian yang tidak stabil seperti sekarang ini,” katanya.
Kanal digital yang dikembangkan untuk penjualan online cukup menarik minta konsumen untuk membeli.
Atas keberhasilannya di kanal digital tersebut, Mister Donut juga meraih penghargaan Indonesia Top Digital PR Award 2026 dari Infobrand.id. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI