Buka konten ini

ANAMBAS (BP) – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar peringatan malam Nuzulul Quran di Masjid Agung Baitul Ma’mur, Tarempa, Minggu (8/3) malam. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta aparatur sipil negara (ASN).
Namun, suasana acara sempat diwarnai teguran dari Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu. Ia menyampaikan kekecewaan terhadap sikap sejumlah ASN yang dinilai tidak menunjukkan perilaku yang pantas selama kegiatan berlangsung.
Kekecewaan itu disampaikan langsung saat Raja Bayu memberikan sambutan di hadapan para tamu undangan di dalam masjid.
Ia menyoroti banyaknya ASN yang justru berada di luar masjid ketika acara berlangsung. Mereka terlihat duduk santai di pelataran masjid sambil merokok dan minum kopi.
Menurutnya, sikap tersebut mencerminkan kurangnya penghargaan terhadap kegiatan keagamaan yang digelar pemerintah daerah.
“Hari ini kita memperingati malam Nuzulul Quran, tetapi suasana malam ini terasa agak melempem. Contohnya bapak ibu yang berada di luar masjid itu, santai saja mereka merokok dan ngopi. Cuek sama kita. Kayaknya ini sudah jadi kebiasaan,” ujar Raja Bayu.
Ia menilai perilaku tersebut juga kurang menghormati para tamu yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Di antaranya Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Anambas Ardhan, Wakapolres Anambas Kompol Shallahuddin, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
“Kalau ini sudah jadi kebiasaan, berarti kita memang tidak dihargai sama sekali oleh mereka. Mungkin mereka datang ke masjid ini hanya untuk absen saja,” tegasnya.
Meski demikian, Raja Bayu tetap mengajak seluruh masyarakat dan jajaran pemerintah daerah untuk memaknai peringatan malam Nuzulul Quran secara lebih mendalam.
Ia menegaskan bahwa malam Nuzulul Quran bukan sekadar memperingati turunnya Alquran. “Peringatan ini harus menjadi pengingat bagi kita semua agar kembali menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup, sebagai sumber nilai, dan sebagai cahaya dalam membangun pribadi, masyarakat, serta daerah yang kita cintai ini,” ujarnya. (*)
Reporter: IHSAN IMADUDDIN
Editor: GUSTIA BENNY