Buka konten ini

NEWCASTLE (BP) – Tactician Manchester City, Pep Guardiola, harus menerima larangan mendampingi tim dari pinggir lapangan dalam dua pertandingan domestik. Pep mendapat hukuman itu setelah kembali menerima kartu kuning saat City menyingkirka Newcastle United pada putaran kelima Piala FA dengan skor 3-1 di St James’ Park, kemarin (8/3).
Pep mendapat kartu setelah memprotes keras keputusan wasit kepada ofisial keempat Lewis Smith. Tactician 55 tahun itu menilai pelanggaran bek kanan-kapten Newcastle, Kieran Trippier, terhadap winger City Jeremy Doku seharusnya menghasilkan tendangan bebas.
Itu jadi kartu kuning keenam bagi Pep musim ini. Berdasar regulasi baru, pelatih akan terkena sanksi satu pertandingan setelah mendapat kartu kuning ketiga dan sanksi dua pertandingan setelah menerima kartu kuning keenam. Artinya, pelatih berjuluk Sang Filsuf itu bakal absen mendampingi City saat menghadapi West Ham United pekan depan (15/3) dan perempat final Piala FA pada awal April nanti.
Larangan itu tidak berlaku untuk kompetisi antarklub Eropa maupun final Piala Liga. Jadi, Pep masih memimpin skuad The Cityzens –sebutan City– pada final Piala Liga (EFL Cup/Carabao Cup) melawan Arsenal di Stadion Wembley, London pada 22 Maret mendatang.
”Kami memiliki semua rekor di negara ini, semuanya, dan kami juga punya rekor manajer dengan kartu kuning terbanyak,” kata Pep penuh sarkas seperti dikutip dari Daily Mail.
Pep mengaku akan berlibur karena sanksi absen dua pertandingan itu. ”Aku akan pergi liburan dengan nyaman,” ucap Pep. Nyaman karena hasil kemarin memperpanjang dominasi City atas Newcastle dalam pentalogi sepanjang musim ini. Dalam lima pertemuan di tiga ajang domestik, City mencatat empat kali menang, mencetak 11 gol dan kebobolan 5 kali. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO