Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Warga Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mulai memburu uang pecahan baru untuk kebutuhan Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Bahkan, sebagian warga rela mengantre sejak subuh demi mendapatkan kuota penukaran uang.
Kondisi tersebut terlihat di gedung Bank Central Asia (BCA) yang berada di Jalan Sunaryo, Senin (9/3). Puluhan warga tampak mengantre sambil menunggu nomor antrean penukaran uang yang mereka pegang dipanggil petugas bank.
“Sejak subuh hari sudah ramai, bahkan sebelum bank dibuka antrean sudah ada,” kata Darmolisa, petugas keamanan bank tersebut.
Ia menjelaskan, pihak bank hanya menyediakan kuota penukaran uang untuk 80 orang setiap hari.
Karena itu, warga yang ingin mendapatkan kesempatan menukar uang harus mengambil nomor antrean sejak pagi.
“Kuota yang disiapkan 80 orang sehari. Penukaran uang juga hanya dua hari saja, hari ini dan besok,” tambahnya.
Sementara itu, Fitri, warga Tanjungpinang, mengaku tidak mendapatkan kuota penukaran uang pecahan baru pada hari tersebut. Ia pun berencana kembali datang ke bank pada hari berikutnya dengan waktu yang lebih pagi.
“Iya mau tukar uang, tapi tidak bisa lagi hari ini karena kuotanya sudah habis. Jadi besok terpaksa datang lagi,” ujarnya.
Selain melalui perbankan, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepulauan Riau juga menyediakan layanan penukaran uang pecahan kecil melalui mobil kas keliling untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Layanan tersebut hadir selama beberapa hari di kawasan Tepi Laut Tanjungpinang.
“Ini sekaligus menyemarakkan kegiatan Ramadan dan memudahkan masyarakat menukar uang baru menjelang Lebaran,” kata Kepala BI Kepri, Rony Widijaksono, Minggu (8/3).
Ia menjelaskan, BI Kepri telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp2,9 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan hingga Idul Fitri tahun ini. Pecahan yang disediakan mulai dari Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000 hingga Rp50.000.
Melalui layanan BI Keliling, masyarakat dapat menukarkan uang dengan batas maksimal Rp5,3 juta per orang.
“BI Kepri bekerja sama dengan 15 perbankan untuk memperluas layanan penukaran uang bagi masyarakat,” tambahnya. (***)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY