Buka konten ini

BATAM (BP) – Tim kesehatan dari Puskesmas Baloi Permai turun langsung melakukan pemeriksaan sampel takjil yang dijual di sejumlah titik wilayah kerja selama bulan suci Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan makanan dan minuman yang dikonsumsi masyarakat saat berbuka puasa aman dari bahan berbahaya.
Pengambilan sampel dilakukan di beberapa lokasi yang menjadi pusat penjualan takjil. Di antaranya kawasan, Kelurahan Taman Baloi, K Square di Kelurahan Sukajadi, Mitra Raya dan Pollux di Kelurahan Teluk Tering, serta Kampung Melayu di Kelurahan Sungai Panas.
Petugas mengambil sejumlah sampel makanan dan minuman dari para pedagang. Sampel tersebut kemudian diperiksa langsung di lokasi menggunakan reagen uji cepat.
Beberapa parameter yang diuji dalam pemeriksaan itu meliputi kandungan boraks, rhodamin B, formalin, serta methanil yellow. Bahan-bahan tersebut dikenal sebagai zat berbahaya yang tidak boleh digunakan dalam makanan.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh sampel takjil yang diambil dari berbagai lokasi tersebut dinyatakan aman. Petugas tidak menemukan adanya kandungan boraks, rhodamin B, formalin maupun methanil yellow pada makanan dan minuman yang diperiksa.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan keamanan pangan yang dilakukan Puskesmas Baloi Permai selama Ramadan. Tujuannya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang membeli takjil untuk berbuka puasa.
Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi kepada para pedagang. Mereka diingatkan agar selalu menjaga kebersihan makanan serta menggunakan bahan pangan yang aman dan sehat.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat lebih tenang saat memilih takjil untuk berbuka puasa. Di sisi lain, para pedagang juga diharapkan semakin sadar pentingnya menyediakan makanan yang higienis, sehat, dan bebas dari bahan berbahaya. (*)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : PUTUT ARIYO