Buka konten ini

BATAM (BP) – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri peringatan malam Nuzululqur’an tingkat Kota Batam yang digelar di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Batuaji, Jumat (6/3). Dalam kesempatan tersebut, Amsakar berbuka puasa bersama 1.200 anak yatim dan ribuan masyarakat yang memadati masjid terbesar di Batam itu.
Kegiatan diawali dengan buka puasa bersama. Sebanyak 1.200 anak yatim turut hadir dalam momentum kebersamaan tersebut. Acara kemudian dilanjutkan dengan salat tarawih berjemaah dan peringatan malam Nuzululqur’an.
Pada kesempatan itu, Amsakar juga menyerahkan santunan kepada 1.200 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Dalam sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Ia menilai peringatan Nuzululqur’an merupakan momen penting untuk memperkuat kecintaan umat Islam terhadap kitab suci tersebut.
“Momentum Nuzululqur’an harus dimaknai sebagai pengingat agar kita semakin mencintai Al-Qur’an. Tidak hanya dibaca, tetapi nilai-nilainya juga harus benar-benar membumi dalam kehidupan masyarakat Batam,” ujar Amsakar.
Ia juga mengingatkan bahwa Ramadan telah memasuki hari ke-17. Karena itu, masyarakat diharapkan memanfaatkan sisa waktu bulan suci dengan memperbanyak ibadah serta meningkatkan kualitas diri.
“Kita tidak pernah tahu apakah masih dipertemukan kembali dengan Ramadan di tahun mendatang. Karena itu mari kita isi Ramadan tahun ini dengan ikhtiar terbaik,” katanya.
Peringatan malam Nuzululqur’an tersebut juga diisi tausiah oleh Ustaz Abdil Muhajir yang mengulas keutamaan dan mukjizat Al-Qur’an. Suasana semakin khidmat dengan penampilan penyanyi religi M. Alfin Habib yang membawakan sejumlah lagu bernuansa Islami.
Acara turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Amsakar, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Batam Erdawati Firmansyah, serta sejumlah pejabat Pemko Batam dan BP Batam, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan ribuan warga. (***)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : PUTUT ARIYO