Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Xpeng Indonesia tengah mempertimbangkan kemungkinan menghadirkan sedan listrik Xpeng P7 versi setir kanan ke pasar Indonesia. Langkah ini masih dalam tahap kajian dengan melihat respons konsumen serta kesiapan produksi kendaraan tersebut.
VP Marketing Xpeng Indonesia, Hari Arifianto, mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang mempelajari minat pasar terhadap model sedan listrik tersebut. Berdasarkan pengamatan awal, respons konsumen terhadap desain maupun fitur yang ditawarkan dinilai cukup positif.
”Willingness to buy-nya bagus. Respons terhadap desain dan fitur juga sesuai ekspektasi,” kata Hari pada sesi buka bersama media di Jakarta, Kamis (5/3).
Meski demikian, ia menjelaskan bahwa tantangan utama untuk menghadirkan Xpeng P7 di Indonesia adalah ketersediaan versi setir kanan. Menurutnya, proses konversi dari kendaraan setir kiri ke setir kanan membutuhkan waktu dan persiapan tambahan dari sisi produksi.
Di sisi lain, karakter pasar otomotif Indonesia juga menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan. Saat ini, penjualan kendaraan di Tanah Air masih didominasi oleh segmen SUV dan MPV yang menyumbang sekitar 60 persen dari total pasar.
Hari menambahkan bahwa perusahaan perlu mempertimbangkan kondisi pasar secara menyeluruh sebelum memutuskan model kendaraan baru yang akan dipasarkan di Indonesia. ”Kapasitas produksi kami terbatas, jadi harus memilih model yang paling sesuai dengan karakter pasar Indonesia,” katanya.
Selain itu, Xpeng juga menilai berbagai opsi skema pemasaran kendaraan, termasuk kemungkinan menghadirkan mobil dalam bentuk impor utuh atau Completely Built Up (CBU).
Mereka juga mempertimbangkan bentuk komponen atau Completely Knocked Down (CKD) untuk kemudian dirakit di dalam negeri. Menurut perusahaan, skema CKD dinilai lebih menarik karena dapat memanfaatkan berbagai insentif pemerintah serta membantu menekan biaya produksi secara keseluruhan. Seiring dengan itu, Xpeng terus memantau perkembangan pasar sedan listrik di Indonesia sambil menunggu kesiapan produksi kendaraan versi setir kanan. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI