Buka konten ini

NATUNA (BP) – Sebuah kapal pompong, KLM Putra Natuna, dilaporkan mengalami kebocoran hebat saat melintas di perairan Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Jumat (6/3) dini hari. Beruntung, aksi cepat Tim SAR Gabungan berhasil menyelamatkan seluruh awak kapal sebelum situasi memburuk.
Insiden tersebut terjadi saat kapal yang bertolak dari Kalimantan Barat menuju Serasan tersebut mengalami kebocoran pada bagian lambung. Titik kejadian berada sekitar 2,10 mil laut dari Unit Siaga SAR (USS) Serasan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna, Abdul Rahman, mengungkapkan bahwa laporan masuk sekitar pukul 23.30 WIB. Menanggapi situasi darurat tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Unit Siaga SAR Serasan, Pos TNI AL, Polsek Serasan, serta warga setempat langsung bergerak ke lokasi.
“Begitu menerima informasi, tim langsung menuju koordinat lokasi menggunakan Combat Boat milik Pos AL Serasan untuk menjangkau kapal secepat mungkin,” kata Abdul Rahman, Jumat (6/3).
Proses evakuasi berlangsung dramatis namun terkendali. Petugas segera memindahkan empat awak kapal ke armada penyelamat guna menghindari risiko tenggelamnya kapal seiring bertambahnya debit air di dalam lambung. Seluruh kru kemudian dibawa menuju Pelabuhan PLBN Serasan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Abdul Rahman memastikan nakhoda dan seluruh Anak Buah Kapal (ABK) dalam kondisi sehat tanpa luka sedikit pun. ”Kami bersyukur seluruh awak kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Kami sangat mengapresiasi sinergi seluruh unsur SAR di Serasan yang bergerak cepat,” tambahnya.
KLM Putra Natuna sendiri merupakan kapal berkapasitas 98 Gross Ton (GT). Kapal ini diawaki oleh empat orang, yakni Sunardi, 49, selaku nakhoda, serta tiga ABK: Payadi, 47, Tira Rasa, 26, dan Murandika, 30.
Saat kejadian, kondisi cuaca di perairan Serasan dilaporkan berawan dengan tinggi gelombang antara 1,0 hingga 1,1 meter. Angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan 10–12 knot, dengan suhu udara berkisar 27–28 derajat Celsius. (*)
Reporter : Ihsan Imaduddin
Editor : GUSTIA BENNY