Buka konten ini

BATUAJI (BP) – Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan sebuah gudang bekas di Jalan Diponegoro, tepatnya sebelum Simpang Basecamp, Batuaji.
Penyelidikan dilakukan dengan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Billy Pratama Putra, mengatakan hingga saat ini pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi terkait kejadian tersebut.
“Penyelidikan masih berlangsung. Ada tiga orang saksi yang sudah kami mintai keterangan,” ujarnya, Jumat (6/3).
Ketiga saksi tersebut masing-masing merupakan pemilik gudang, seorang pekerja yang tinggal di lokasi, serta warga yang pertama kali mengetahui terjadinya kebakaran.
Billy menambahkan, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, pihak kepolisian masih melakukan pendataan terkait besaran kerugian yang ditimbulkan.
“Untuk korban jiwa tidak ada, sementara kerugian masih dalam pendataan,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki Subagyo, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Pasalnya, dalam beberapa bulan terakhir sejumlah kejadian kebakaran tercatat terjadi di wilayah tersebut yang menghanguskan bangunan maupun lahan.
Ia mengingatkan masyarakat untuk memastikan peralatan listrik dimatikan dan dicabut dari stop kontak ketika tidak digunakan.
“Pastikan peralatan listrik dimatikan dan dicabut saat tidak digunakan,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta rutin memeriksa kondisi steker pada stop kontak. Posisi steker yang longgar berpotensi menimbulkan percikan listrik yang dapat memicu kebakaran.
“Instalasi listrik juga harus rutin dicek. Jika meninggalkan rumah, pastikan kompor sudah dimatikan. Intinya harus lebih waspada,” kata Bayu.
Ia juga mengingatkan warga yang membakar sampah agar melakukannya jauh dari bangunan maupun benda yang mudah terbakar. Termasuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. (*)
Reporter : Yofi Yuhendri
Editor : GALIH ADI SAPUTRO