Buka konten ini

LINGGA (BP) – Pemerintah Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, menggelar rapat koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) untuk menata titik parkir kendaraan ekspedisi. Keputusan tersebut diambil guna memastikan kelancaran distribusi logistik sekaligus menjaga kenyamanan aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.
Sebelumnya, mobil ekspedisi angkutan barang kebutuhan pokok kerap menggunakan Lapangan Implasmen Dabo sebagai lokasi parkir. Namun, keberadaan kendaraan besar di area tersebut dinilai mulai mengganggu ritme aktivitas warga di pusat kota.
Camat Singkep, Agustiar, menegaskan bahwa selama bulan suci Ramadan hingga Lebaran nanti, kendaraan ekspedisi untuk sementara dialihkan ke lahan kosong di samping Pelabuhan Dabo Singkep.
”Berdasarkan hasil rapat hari ini, kami menyepakati agar mobil ekspedisi tidak lagi memarkirkan kendaraannya di area Implasmen selama Ramadan,” ujar Agustiar, Jumat (6/3).
Menurut Agustiar, pemindahan ini sangat penting agar aktivitas bongkar muat barang tidak memicu kemacetan di area publik. Meski demikian, ia menekankan bahwa kebijakan ini bersifat sementara sembari menunggu arahan permanen dari Bupati dan Wakil Bupati Lingga.
”Penataan parkir harus dihitung dengan matang, terutama terkait kapasitas lahan dan jarak distribusi. Kami ingin memastikan kebijakan ini tidak justru menimbulkan masalah baru,” tambahnya.
Pemerintah juga mempertimbangkan efisiensi rantai distribusi barang dari kapal ke pedagang. Agustiar mengungkapkan kekhawatirannya jika penataan tidak dilakukan dengan tepat, akan ada potensi kenaikan biaya distribusi yang nantinya dibebankan kepada masyarakat atau pelaku usaha.
”Kami tidak ingin kebijakan ini menambah beban biaya bagi warga. Prinsipnya, kelancaran distribusi barang harus berjalan beriringan dengan kenyamanan lingkungan sekitar,” pungkas Agustiar. (*)
Reporter : Vatawari
Editor : GUSTIA BENNY