Buka konten ini

KEBAKARAN hebat melanda gudang ban bekas milik Pasaribu di pinggir Jalan Diponegoro, sebelum Simpang Basecamp, Kecamatan Batuaji, Batam, Kamis (5/3) sekitar pukul 03.00 WIB. Ribuan ban bekas yang menumpuk di lokasi hangus terbakar, termasuk satu unit truk lori dan satu kontainer berisi ban.
Api diduga pertama kali muncul dari bagian luar tumpukan ban yang berada di tepi jalan raya. Karena material ban mudah terbakar, kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke seluruh tumpukan hingga menjalar ke bangunan gudang.
Dalam waktu singkat, api membumbung tinggi dan sulit didekati warga. Suasana di sekitar lokasi pun mencekam. Banyaknya tumpukan ban membuat api cepat menyebar sekaligus menghasilkan asap hitam pekat yang membumbung ke udara.
Salah seorang saksi mata, Angga, mengatakan awalnya api terlihat kecil di bagian pinggir tumpukan ban dekat jalan. Namun, dalam hitungan menit kobaran api langsung membesar.
“Awalnya api terlihat dari pinggir tumpukan ban dekat jalan. Tidak lama kemudian api langsung besar karena ban banyak sekali. Api cepat merambat sampai ke gudang,” ujarnya.
Selain meludeskan ribuan ban bekas, kebakaran juga menghanguskan satu unit truk lori yang terparkir di sekitar gudang. Kendaraan tersebut tidak sempat diselamatkan karena api terlanjur membesar.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi sempat mengalami kesulitan memadamkan api akibat panas tinggi dari tumpukan ban yang terbakar. Petugas terpaksa melakukan penyemprotan air dari jarak cukup jauh untuk menghindari risiko.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.00 WIB setelah berkobar selama kurang lebih lima jam. Meski demikian, hingga pukul 10.00 WIB sisa-sisa tumpukan ban masih terlihat membara dan mengeluarkan asap. Petugas damkar juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki Subagyo, yang turun langsung ke lokasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.
“Benar terjadi kebakaran di gudang ban bekas milik Pasaribu di Jalan Diponegoro. Tidak ada korban jiwa. Untuk penyebab masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.
Bayu menambahkan, gudang tersebut diketahui ditempati seorang pekerja. Saat ini polisi masih meminta keterangan dari yang bersangkutan guna mendalami penyebab kebakaran.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, dalam dua bulan terakhir telah terjadi dua kali kebakaran gudang ban bekas di kawasan Batuaji.
Sebelumnya, kebakaran serupa terjadi di Jalan Brigjen Katamso, kawasan Tanjunguncang, Sabtu (10/1). Saat itu, pemadaman melibatkan 13 unit mobil pemadam kebakaran dari Pemko Batam, BP Batam, serta Samapta Polda Kepri. (***)
Reporter : Eusebius Sara – Yofi Yuhendri
Editor : GALIH ADI SAPUTRO