Buka konten ini

PENJUALAN tiket kapal RoRo rute Batam–Kuala Tungkal, Jambi, hingga kini belum dibuka, memicu keresahan masyarakat yang mulai merencanakan perjalanan mudik Lebaran. Padahal, Ramadan telah memasuki pekan kedua dan permintaan penyeberangan diperkirakan meningkat.
Adi, warga Batam Center, mengaku belum dapat memesan tiket tujuan Kuala Tungkal seperti tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, pada pekan kedua puasa, ia sudah mengamankan tiket untuk menghindari lonjakan penumpang menjelang Idulfitri.
“Biasanya saya sudah pesan tiket. Sekarang belum bisa karena belum dibuka. Ini sudah masuk minggu kedua puasa,” ujarnya, Selasa (3/3).
Ia menilai jadwal docking atau perawatan kapal seharusnya mempertimbangkan momentum Ramadan dan arus mudik. Menurutnya, dalam periode ini kebutuhan penyeberangan pasti meningkat.
“Seharusnya diperhatikan kapan waktu yang tepat untuk docking. Sekarang sudah hampir satu bulan tidak ada kapal. Keluarga saya kemarin terpaksa pulang naik pesawat, biayanya jauh lebih mahal,” keluhnya.
Adi berharap ada kepastian jadwal operasional agar masyarakat dapat segera memesan tiket. Ia khawatir jika penjualan dibuka secara mendadak, kuota langsung habis dan menyulitkan calon penumpang.
“Kalau begini, orang tidak tahu kapan jadwalnya. Nanti tiba-tiba sudah penuh. Banyak yang mau pulang kampung,” tambahnya.
Sementara itu, Departemen Head Bisnis dan Pelayanan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam, Fajar Silaban, menjelaskan kapal yang melayani lintasan tersebut masih dalam proses docking dan uji coba.
“Untuk KMP Lome hari ini masih sea trial di galangan. Kalau sudah selesai final check, kemungkinan tiba di Punggur satu sampai dua hari ini,” ujarnya.
Adapun kapal tujuan Kuala Tungkal, yakni KMP Sembilang, masih menunggu proses pengecekan dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) sebelum kembali beroperasi.
“Kalau Lome kami upayakan bisa minggu ini. Kalau Sembilang mungkin awal minggu depan,” jelas Fajar.
Terkait penjualan tiket, ia memastikan pemesanan akan dibuka kembali setelah seluruh proses docking dan perizinan selesai.
“Kami upayakan setelah selesai docking dan izin lengkap, penjualan tiket langsung dibuka,” tegasnya.
Sebelumnya, layanan penyeberangan rute Pelabuhan Punggur Batam–Kuala Tungkal belum berjalan normal akibat KMP Sembilang menjalani perawatan rutin tahunan sejak awal Februari. Operasional akan dibuka bertahap setelah kapal dinyatakan laik laut dan izin lintasan resmi diterbitkan. (***)
Reporter : YASHINTA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO