Buka konten ini

SEIBEDUK (BP) – Aksi pencurian sepeda motor di wilayah Seibeduk semakin meresahkan menjelang Lebaran. Para pelaku tak lagi memilih lokasi sepi, melainkan nekat beraksi di tengah keramaian dan bahkan terekam kamera pengawas (CCTv).
Salah satu kasus terjadi di parkiran tempat biliar kawasan Bukit Kemuning, Selasa (24/2) malam. Sepeda motor Honda Vario BP 3832 RE milik Andi raib saat lokasi dalam kondisi ramai pengunjung.
“Motor dicuri waktu orang ramai. Di parkiran banyak motor dan pengunjung,” ujar Andi.
Ia menjelaskan, aksi pelaku terekam CCTv parkiran. Dalam rekaman terlihat seorang pria mengenakan helm beraksi seorang diri. Pelaku dengan tenang membobol kontak sepeda motor meski berada di tengah aktivitas pengunjung yang lalu lalang.
Andi menduga pelaku tidak bekerja sendiri. “Sepertinya komplotan. Ada yang mengawasi pemilik motor di sekitar lokasi,” tambahnya.
Dalam beberapa hari terakhir, aksi serupa juga terjadi di dua lokasi berbeda, yakni Perumahan Buana Garden dan kawasan Pintu 1 Bida Ayu. Bahkan dalam satu malam, dua unit sepeda motor dilaporkan hilang.
Berdasarkan rekaman CCTv di salah satu perumahan, dua orang pelaku terlihat berkeliling menggunakan sepeda motor. Mereka kemudian merusak kontak kendaraan target dan membawa kabur motor dengan cara didorong menggunakan kaki.
“Saya harap pelaku segera ditangkap. Sudah banyak korban kehilangan motor di Sei Beduk,” harap Andi.
Kapolsek Seibeduk, Iptu Alex Yasral, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan para korban dan meningkatkan patroli di wilayah rawan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat memarkir kendaraan di lokasi umum maupun lingkungan perumahan.
“Gunakan kunci ganda pada motor, meskipun diparkir dalam waktu sebentar,” ujarnya.
Menurutnya, penggunaan pengaman tambahan dapat meminimalkan risiko pencurian. Ia menegaskan, pelaku kejahatan kerap memanfaatkan kelengahan sekecil apa pun dari pemilik kendaraan.
“Jangan beri kesempatan bagi pelaku kejahatan. Mereka selalu mencari celah untuk beraksi,” tegasnya. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO