Buka konten ini


KABAR kurang sedap menghampiri Real Madrid jelang partai hidup-mati Liga Champions. Los Blancos dipastikan tidak bisa menurunkan bomber andalan mereka, Kylian Mbappe, saat menjamu Benfica pada leg kedua play-off.
Mbappe harus menepi karena cedera lutut yang belum pulih benar. Gangguan tersebut sebenarnya sudah dirasakan penyerang asal Prancis itu sejak beberapa pekan lalu, bahkan sebelum jeda Natal. Meski sempat memaksakan diri tampil, rasa nyeri tak kunjung hilang.
Situasi ini jelas bikin waswas kubu Madrid. Maklum, musim ini Mbappe tampil menggila. Dia menjadi lumbung gol utama tim, termasuk di ajang Liga Champions.
Dipaksa Rem Mendadak
Menurut sumber internal klub, Mbappe mengalami masalah pada ligamen bagian luar lutut kirinya. Kondisi itu membuatnya tak bisa bergerak leluasa.
Sang pelatih sebelumnya memberi sinyal sang pemain siap tampil. Komitmen Mbappe yang tetap ingin bermain meski menahan sakit pun sempat diapresiasi. Namun, setelah diskusi panjang dengan tim medis, Madrid akhirnya memilih tak ambil risiko.
Keputusan itu diambil demi mencegah cedera bertambah parah. Apalagi, jadwal padat masih menanti.
Top Skor Harus Parkir
Absennya Mbappe terasa makin berat karena kontribusinya musim ini luar biasa. Dia memuncaki daftar top skor Liga Champions dengan 13 gol, sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak Madrid di semua kompetisi.
Padahal, Madrid punya modal penting. Mereka unggul agregat 1-0 usai menang di Lisbon pada leg pertama. Namun, tanpa mesin gol utama, tekanan jelas meningkat.
Laga pertama sendiri sempat diwarnai kontroversi dugaan aksi rasial yang diarahkan kepada winger Madrid, Vinicius Junior.
Ujian Kedalaman Skuad
Sinyal Mbappe belum 100 persen fit sebenarnya sudah terlihat saat Madrid takluk 1-2 dari Osasuna di La Liga akhir pekan lalu. Pergerakannya tampak tak segesit biasanya.
Kini, duel di Santiago Bernabeu menjadi panggung pembuktian. Madrid memang masih di atas angin berkat keunggulan tipis. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO