Buka konten ini

WALI Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memetakan 17 titik banjir di Batam dengan skema penanganan berbeda di setiap lokasi. Pemetaan tersebut dilakukan setelah evaluasi lapangan menyusul hujan lebat pada 19 Februari yang menyebabkan genangan di sejumlah kawasan.
“Sudah kita bahas semua isunya. Terdapat 17 titik banjir di Batam,” ujar Amsakar, Selasa (24/2).
Menurutnya, karakter persoalan di tiap titik tidak sama sehingga metode penanganannya disesuaikan. Beberapa lokasi cukup ditangani dengan peninggian badan jalan, sebagian memerlukan pembangunan box culvert, dan lainnya membutuhkan pembangunan drainase baru.
Untuk kawasan Baloi, pembangunan box culvert direncanakan pada 2027. Sementara itu, di area Taman Makam Pahlawan, pekerjaan fisik dijadwalkan mulai 2026. Penanganan sementara di Simpang Batu Ampar dilakukan melalui pembersihan serta normalisasi saluran air.
Langkah serupa diterapkan di depan Hotel Pasifik dan kawasan perbankan di Jodoh. Namun, kedua titik tersebut masih memerlukan kajian lanjutan terkait sumber pendanaan, apakah melalui BP Batam atau Pemerintah Kota Batam.
Di depan Hotel Maxone Nagoya, genangan dinilai masih dapat diatasi melalui normalisasi saluran. Adapun pekerjaan fisik di Simpang Sei Harapan dan Tiban Center direncanakan berlangsung pada 2026.
Untuk Perumahan Benih Raya di Tanjungriau, penanganan sementara difokuskan pada normalisasi drainase. “Banyak pekerjaan fisik yang direncanakan pada tahun 2026,” tambah Amsakar.
Pembangunan infrastruktur pengendali banjir pada 2027 juga direncanakan di kawasan depan SP Plaza. Sementara itu, permukiman di RT 03 RW 01 Bengkong dinilai cukup ditangani melalui pembersihan saluran.
Secara keseluruhan, lima titik akan dikerjakan secara fisik pada 2026, yakni Taman Makam Pahlawan, Simpang Sei Harapan, Tiban Center, Perumahan Harapan Putra, dan Perumahan Bumi Perum Kencana.
Selain itu, sejumlah lokasi ditangani melalui normalisasi saluran, antara lain Simpang Batu Ampar, kawasan Dana Graha Jodoh, depan Hotel Maxone Nagoya, Perumahan Benih Raya, Bengkong, Taman Kota, serta Hotel Baloi Garden.
Adapun pembangunan box culvert yang dianggarkan pada 2027 direncanakan di kawasan Baloi dan BCA Jodoh.
Terkait opsi penggunaan sistem pompa, pemerintah belum memasukkannya dalam rencana kerja 2026 maupun 2027. Meski demikian, kebijakan tersebut masih terbuka untuk dievaluasi sesuai perkembangan kebutuhan di lapangan. (***)
Reporter : ARJUNA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO